
Liburan ke Singapore bersama anak biasanya punya cerita sendiri.
Sebelum berangkat, itinerary sudah tersusun rapi. Mau ke tempat wisata, cari makanan yang anak suka, mampir shopping sebentar, lalu kalau masih sempat ingin menikmati acara malam.
Di atas kertas semuanya terlihat memungkinkan.
Tapi begitu perjalanan dimulai, ritmenya sering berbeda.
Anak tiba-tiba ingin ke toilet. Makan siang yang tadinya dialokasikan satu jam jadi lebih lama. Ada yang mulai mengantuk setelah banyak berjalan. Belum lagi kalau membawa stroller atau barang bawaan yang cukup banyak.
Karena itu, kalau Anda berencana liburan pada September tahun ini, jangan hanya bertanya:
“Ada event apa di Singapore September 2026?”
Pertanyaan yang menurut kami jauh lebih penting adalah:
“Event mana yang benar-benar cocok dinikmati bersama anak?”
Kabar baiknya, September 2026 punya beberapa pilihan menarik. Ada festival musik, pertunjukan khusus anak, aktivitas di taman, sampai festival lampion yang cantik dinikmati menjelang malam.
Beberapa yang layak masuk shortlist keluarga adalah Voices of Singapore Festival 2026, Singapore Botanic Gardens and Fort Canning Park Heritage Festival, The Forest Heroes, serta Lights by the Lake 2026.
Tidak harus semuanya.
Pilih satu atau dua yang paling sesuai dengan usia dan minat anak, lalu bangun itinerary di sekitarnya.
Sedang menyiapkan family trip ke Singapore? Kalau itinerary Anda melewati beberapa lokasi atau berakhir cukup malam setelah event, transportasi sebaiknya ikut direncanakan sejak awal. Travelincheck melayani rental mobil dan van dengan sopir di Singapore untuk keluarga Indonesia. Anda bisa berkonsultasi melalui WhatsApp 0822 8822 2920.
Supaya lebih mudah menentukan pilihan, berikut beberapa event keluarga yang jadwalnya sudah diumumkan hingga 26 Agustus 2026.
| Event | Tanggal 2026 | Lokasi | Cocok untuk |
|---|---|---|---|
| Voices of Singapore Festival | 5–9 September | Beberapa venue | Keluarga penyuka musik |
| Singapore Botanic Gardens & Fort Canning Park Heritage Festival | 5–13 September | Singapore Botanic Gardens & Fort Canning Park | Keluarga & anak |
| The Forest Heroes | 11–27 September | Drama Centre Black Box | Terutama anak 5+ |
| Lights by the Lake | 19–27 September | Jurong Lake Gardens | Keluarga & semua usia |
| Lantern Displays Lights by the Lake | 19 September–4 Oktober | Jurong Lake Gardens | Keluarga & semua usia |
Kalau diperhatikan, pilihan event pada awal dan akhir September cukup berbeda.
Keluarga yang datang pada minggu pertama bisa menikmati festival musik dan program di Singapore Botanic Gardens. Kalau jadwal liburannya berada di paruh kedua September, suasana Mid-Autumn Festival mulai menjadi daya tarik tersendiri.
Karena event masih bisa mengalami perubahan jadwal, sesi, atau ketersediaan tiket, tetap periksa informasi resmi menjelang keberangkatan.

Punya anak yang suka bernyanyi?
Atau mungkin di sekolahnya ikut choir dan setiap pulang ke rumah masih saja menyanyikan lagu yang sama?
Kalau iya, Voices of Singapore Festival 2026 mungkin lebih menarik bagi mereka daripada sekadar menambah satu tempat wisata lagi ke itinerary.
Festival ini berlangsung pada 5–9 September 2026 di beberapa lokasi, termasuk CHIJMES Hall, Capitol Singapore Outdoor Plaza, VOS Capitol Studios, dan VOS Choral Hub di Enabling Village.
Programnya cukup beragam, mulai dari konser, recital, pertunjukan outdoor, workshop, choir exchanges, masterclasses, hingga gala concert.
Tergantung anaknya.
Ini penting karena label “family friendly” bukan berarti semua anak otomatis akan menikmatinya.
Ada anak yang bisa duduk memperhatikan pertunjukan musik cukup lama. Ada juga yang setelah 20 menit sudah mulai bertanya:
“Masih lama?”
Kalau anak memang menyukai musik, bernyanyi, atau tampil di sekolah, Voices of Singapore Festival bisa menjadi pengalaman yang menyenangkan sekaligus inspiratif.
Namun jangan memilih program hanya berdasarkan tanggal yang kosong di itinerary.
Cek dulu:
Harga dan format setiap program juga berbeda.
Jadi pilih sesi yang memang terasa cocok untuk keluarga, bukan karena ingin mengejar sebanyak mungkin event selama liburan.
Tidak semua hari liburan bersama anak harus diisi wahana dan shopping mall.
Kadang justru hari yang paling menyenangkan adalah ketika jadwal sedikit lebih longgar.
Anak bisa berlari, melihat sesuatu yang baru, berhenti kalau capek, lalu orang tua juga tidak merasa sedang mengejar jam.
Kalau keluarga Anda menyukai tipe perjalanan seperti itu, Singapore Botanic Gardens and Fort Canning Park Heritage Festival layak dipertimbangkan.
Festival ini berlangsung pada 5–13 September 2026.
Selama sembilan hari, ada berbagai program bertema musik, seni, sejarah, serta pengalaman berpemandu di Singapore Botanic Gardens dan Fort Canning Park.
Salah satu program yang diumumkan adalah EnlighTEN @ Singapore Botanic Gardens, berupa light show dengan instalasi dan storytelling di beberapa bagian taman.
Selain itu ada program musik, seni, guided experience, dan kegiatan edukatif.
Buat anak usia sekolah, ini bisa menjadi cara yang menyenangkan untuk mengenal sisi lain Singapore.
Mereka tidak hanya melihat gedung tinggi dan tempat wisata populer, tetapi juga taman, sejarah, dan lingkungan kota yang berbeda.
Kalau ingin menikmati festival ini, tidak perlu memaksakan lima destinasi sebelumnya.
Misalnya:
pagi jalan santai → makan siang → istirahat → Botanic Gardens sore → menikmati program festival → kembali ke hotel.
Kelihatannya sederhana.
Tapi justru itinerary seperti ini sering lebih nyaman untuk keluarga.
Anak masih punya tenaga saat aktivitas utama dimulai, orang tua pun tidak harus berkali-kali berkata:
“Ayo cepat, habis ini kita masih mau ke tempat lain.”
Kalau ingin memberikan pengalaman yang sedikit berbeda, coba pertimbangkan The Forest Heroes.
Pertunjukan ini berlangsung pada 11–27 September 2026 di Drama Centre Black Box, National Library Building Level 5.
Ceritanya mengikuti Ying, seorang anak perempuan yang bertemu bayi gajah yang tersesat.
Dari sana berkembang cerita mengenai persahabatan, keberanian, empati, dan hubungan manusia dengan alam.
Yang membuatnya cukup menarik untuk anak adalah cara ceritanya dibawakan.
Ada musik, puppetry, imajinasi, dan interaksi dengan penonton.
Jadi bukan tipe pertunjukan yang hanya meminta anak duduk diam melihat orang dewasa berbicara di atas panggung.
The Forest Heroes direkomendasikan untuk anak usia 5 tahun ke atas, sementara batas minimum masuk adalah usia 3 tahun.
Anak juga harus ditemani orang dewasa.
Durasi pertunjukannya sekitar 55 menit, termasuk aktivitas sebelum pertunjukan.
Menurut kami, durasi ini cukup bersahabat untuk family trip.
Tidak terlalu singkat, tetapi juga tidak sampai membuat anak harus duduk dua atau tiga jam.
Namun ada satu detail yang jangan sampai terlewat:
pertunjukan menggunakan bahasa Mandarin.
Kalau anak sedang belajar Mandarin, ini malah bisa menjadi pengalaman yang seru.
Mereka belajar bahasa dalam konteks yang jauh berbeda dari ruang kelas.
Kalau anak sama sekali tidak memahami Mandarin, orang tua perlu mempertimbangkan apakah unsur visual, musik, puppetry, dan interaksinya masih cukup menarik untuk mereka.
Harga standar yang diumumkan:
Selasa–Jumat: SGD 38
Sabtu–Minggu: SGD 42
Ada juga paket empat tiket dengan harga berbeda.
Tetap cek harga dan ketersediaan sebelum memesan karena informasi tiket bisa berubah.
Tersedia beberapa jadwal pertunjukan tergantung harinya, termasuk sesi pagi, siang, dan sore.
Kalau membawa anak, kami cukup menyukai sesi siang atau sore.
Setelah pertunjukan, keluarga masih punya waktu makan santai atau kembali ke hotel tanpa harus menghadapi anak yang sudah mengantuk berat.
Kalau liburan Anda jatuh pada paruh kedua September, Lights by the Lake 2026 adalah salah satu event yang paling menarik untuk dimasukkan ke itinerary.
Acara ini berlangsung di Jurong Lake Gardens pada 19–27 September 2026.
Sementara itu, lantern displays masih bisa dinikmati sampai 4 Oktober 2026.
Jam acaranya mulai 18.30 sampai 22.30.
Suasananya berbeda dengan jalan-jalan Singapore pada siang hari.
Ketika hari mulai gelap, area taman berubah dengan berbagai instalasi lampion dan pencahayaan. Ada pula cultural showcases, pertunjukan musik, tur, exhibition, serta aktivitas untuk keluarga.
Karena anak tidak perlu memahami banyak hal terlebih dahulu untuk menikmatinya.
Mereka cukup datang dan melihat.
Lampion besar, cahaya malam, suasana taman, dan keramaian festival sudah menjadi pengalaman tersendiri.
Anak kecil bisa menikmati sisi visualnya.
Anak yang lebih besar bisa mulai memahami cerita budaya di balik Mid-Autumn Festival.
Orang tua pun biasanya masih bisa menikmati suasananya tanpa merasa seluruh aktivitas hanya dibuat untuk anak.
Dan menurut kami, ini salah satu ciri aktivitas keluarga yang bagus:
anak senang, orang tua juga tidak bosan.
Ada beberapa program tambahan.
Salah satunya tur Edible Gardens @ Chinese Garden yang dijadwalkan pada tanggal tertentu, termasuk 19, 20, 26, dan 27 September pukul 18.00–19.00.
Program tur membutuhkan registrasi.
Tetapi sekali lagi, jangan merasa harus mengikuti semuanya.
Kalau tujuan keluarga hanya ingin jalan santai dan menikmati lampion, itu pun sudah cukup.
Kalau membawa anak, kami tidak terlalu menyarankan datang setelah mereka seharian penuh berjalan dari pagi.
Bayangkan:
pagi sudah ke tempat wisata, lanjut makan, shopping, pindah lagi ke destinasi lain, lalu pukul 19.00 baru sampai Jurong Lake Gardens.
Anaknya mungkin masih tersenyum.
Tapi energinya?
Belum tentu.
Lebih nyaman kalau sore mulai diperlambat.
Misalnya:
datang menjelang sore → jalan santai → makan atau istirahat → tunggu hari gelap → menikmati lampion → pulang ketika anak mulai lelah.
Tidak perlu menunggu sampai pukul 22.30.
Kalau pukul 20.30 anak sudah mengantuk, pulang saja.
Liburan keluarga bukan lomba siapa yang paling lama berada di venue.
Ada satu hal yang kami suka dari mengajak anak bepergian.
Kadang pelajaran terbaik justru muncul tanpa direncanakan.
Anak melihat lampion lalu bertanya:
“Kenapa banyak lampu seperti ini?”
Dari satu pertanyaan sederhana, orang tua bisa mulai bercerita mengenai Mid-Autumn Festival, tradisi, makanan, atau masyarakat yang merayakannya.
September 2026 memberikan kesempatan seperti itu.
Anak tidak perlu mengikuti penjelasan sejarah panjang.
Biarkan mereka melihat, bertanya, dan menikmati suasananya terlebih dahulu.
Pengalaman semacam ini sering lebih membekas daripada menjelaskan semuanya sebelum berangkat.
Untuk aktivitas seperti lantern display, relatif mudah dinikmati bersama anak.
Tantangannya justru jam.
Misalnya Lights by the Lake baru dimulai pukul 18.30.
Kalau biasanya anak tidur pukul 20.00, tentu ritmenya berbeda dengan anak usia 10 tahun yang masih kuat berjalan malam.
Karena itu, jangan membuat target:
“Harus sampai acara selesai.”
Datang satu atau dua jam, menikmati suasana, foto bersama, lalu kembali ke hotel juga sudah menjadi pengalaman yang menyenangkan.
Kalau masih bingung memilih, gunakan usia dan karakter anak, bukan sekadar popularitas event.
Pilih acara yang fleksibel.
Aktivitas outdoor seperti Lights by the Lake lebih mudah disesuaikan karena keluarga bisa menentukan sendiri berapa lama ingin berada di lokasi.
Kalau anak sudah lelah, Anda bisa pulang.
The Forest Heroes menarik karena memang dibuat untuk young audiences dan direkomendasikan untuk usia lima tahun ke atas.
Hanya saja, ingat faktor bahasa Mandarin.
Pertimbangkan salah satu program di Voices of Singapore Festival 2026.
Daripada sekadar menonton, anak yang memang menyukai musik mungkin pulang dengan inspirasi baru.
Program di Singapore Botanic Gardens and Fort Canning Park Heritage Festival bisa menjadi pilihan.
Terutama kalau Anda ingin menyelipkan hari yang lebih santai di antara jadwal Sentosa, shopping, atau tempat wisata lainnya.
Jangan mengubah seluruh itinerary hanya demi mengejar event.
Lebih nyaman menggunakan formula:
1 event utama + 1–2 destinasi + waktu makan + waktu istirahat.
Sederhana, tetapi jauh lebih realistis.

Misalnya malamnya Anda ingin menikmati Lights by the Lake.
Hari itu tidak perlu dibuat terlalu ambisius.
Contohnya:
09.00 — sarapan dan mulai perjalanan
10.00–12.00 — satu tempat wisata utama
12.00–13.30 — makan siang
14.00–16.00 — aktivitas kedua yang ringan
16.00–17.00 — istirahat
17.00–18.00 — makan lebih awal
18.00 — perjalanan menuju Jurong Lake Gardens
18.30–21.00 — menikmati Lights by the Lake
21.00 — kembali ke hotel
Anggap jam di atas sebagai contoh, bukan jadwal yang harus dipatuhi.
Kalau anak masih kecil, waktu istirahat bisa diperpanjang.
Kalau anak sudah lebih besar dan masih bersemangat, Anda bisa berada di event sedikit lebih lama.
Itinerary yang bagus adalah itinerary yang bisa menyesuaikan kondisi keluarga.
Ini godaan yang sering muncul saat menyusun itinerary Singapore.
Lihat Google Maps.
“Oh, cuma segitu.”
Lalu ditambah satu destinasi.
Setelah itu melihat ada mall dekat destinasi tersebut.
“Sekalian saja.”
Akhirnya jadwal berubah menjadi:
wisata → shopping → makan → wisata lagi → event malam.
Yang tidak terlihat di peta adalah waktu anak ke toilet, antre lift, membuka stroller, berhenti membeli minuman, mencari tempat makan, atau sekadar duduk karena kakinya capek.
Kalau malamnya ada event yang benar-benar ingin dinikmati, kurangi satu kegiatan di siang hari.
Kemungkinan besar Anda tidak akan menyesal.
Terutama untuk teater, konser, atau pertunjukan indoor.
Label “family friendly” tidak selalu berarti bayi dan toddler boleh masuk.
Baca ketentuan usia dari penyelenggara sebelum membeli tiket.
Jangan baru menyadarinya ketika sudah duduk di venue.
The Forest Heroes, misalnya, menggunakan Mandarin.
Bagi anak yang sedang belajar Mandarin, ini bisa menjadi pengalaman menarik. Untuk anak yang tidak memahami bahasanya, pertimbangkan apakah visual dan format pertunjukannya tetap cukup menarik.
Lihat juga jam selesai.
Pertunjukan mulai pukul 19.00 mungkin terdengar aman.
Tetapi kalau selesai pukul 21.30, Anda masih harus keluar dari venue, mencari transportasi, kemudian kembali ke hotel.
Dengan toddler yang sudah mengantuk, situasinya terasa sangat berbeda.
Pulang ke hotel selama satu atau dua jam bukan berarti membuang waktu liburan.
Kadang justru itulah yang menyelamatkan acara malam.
Anak bisa mandi, tidur sebentar, atau sekadar berbaring.
Orang tua juga bisa istirahat.
Singapore tetap berada di wilayah tropis.
Untuk event outdoor, cek prakiraan cuaca sebelum berangkat.
Bawa payung atau ponco sesuai kebutuhan dan gunakan alas kaki yang nyaman.
Kalau ada aktivitas outdoor tertentu yang sudah dipesan, cek juga prosedur penyelenggara ketika hujan.
Jangan menunggu anak sudah mengantuk baru berdiskusi:
“Sekarang pulangnya bagaimana?”
Rencanakan sejak awal.
Terutama kalau membawa stroller, lansia, atau jumlah anggota keluarga cukup banyak.
Singapore punya banyak pilihan transportasi.
Untuk solo traveler atau pasangan, berpindah beberapa kali mungkin tidak terasa merepotkan.
Tapi dinamika keluarga berbeda.
Ada anak.
Ada stroller.
Ada tas.
Kadang ada kakek atau nenek.
Dan hampir selalu ada satu anggota keluarga yang ingin ke toilet ketika semua orang sebenarnya sudah siap berangkat.
Karena itu, jangan menghitung perjalanan hanya berdasarkan estimasi:
“Dari A ke B 20 menit.”
Tambahkan waktu untuk:
Perjalanan 20 menit di peta tidak selalu berarti 20 menit dalam itinerary keluarga.
Tidak semua hari membutuhkan kendaraan private.
Tetapi ada kondisi ketika private charter dengan sopir terasa jauh lebih praktis, misalnya ketika itinerary berbentuk:
hotel → wisata → makan → destinasi kedua → event malam → hotel.
Private charter juga bisa dipertimbangkan kalau:
Keuntungannya bukan sekadar berpindah tempat.
Yang sering lebih terasa bagi keluarga adalah fleksibilitas.
Kalau anak tiba-tiba lelah, itinerary bisa diperlambat.
Kalau makan siang molor, tidak perlu panik.
Kalau ingin kembali ke hotel lebih awal, rencana bisa disesuaikan.
Travelincheck memang berfokus pada rental mobil dan van dengan sopir di Singapore dan tidak menyediakan layanan lepas kunci.
Kalau sudah menemukan event yang ingin dikunjungi, coba lihat kembali itinerary secara keseluruhan.
Apakah lokasinya berjauhan?
Apakah acaranya selesai malam?
Apakah membawa stroller?
Apakah ada anak kecil atau orang tua?
Kalau jawabannya iya untuk beberapa pertanyaan tersebut, transportasi sebaiknya direncanakan bersamaan dengan itinerary.
Travelincheck melayani:
Private Charter Full Day Singapore
Airport Transfer Changi
City Tour Singapore
Singapore–Johor Bahru Transfer
Layanan tersebut merupakan bagian dari fokus transportasi Singapore Travelincheck.
Untuk konsultasi, cukup kirim:
tanggal perjalanan + jumlah penumpang + hotel + usia anak + rencana destinasi/event
melalui WhatsApp Travelincheck:
Tidak perlu itinerary yang sempurna terlebih dahulu. Yang penting sudah ada gambaran perjalanan agar kebutuhan transportasinya bisa disesuaikan.

Beberapa event yang menarik untuk keluarga antara lain Voices of Singapore Festival pada 5–9 September, Singapore Botanic Gardens and Fort Canning Park Heritage Festival pada 5–13 September, The Forest Heroes pada 11–27 September, serta Lights by the Lake pada 19–27 September 2026. Jadwal sebaiknya diperiksa kembali menjelang keberangkatan.
Untuk aktivitas santai dan visual, Lights by the Lake menarik untuk berbagai usia. Anak usia lima tahun ke atas dapat mempertimbangkan The Forest Heroes, sedangkan anak yang menyukai musik mungkin lebih menikmati Voices of Singapore Festival. Pilihan terbaik tetap bergantung pada usia, minat, dan stamina anak.
Lights by the Lake dijadwalkan berlangsung di Jurong Lake Gardens pada 19–27 September 2026, mulai pukul 18.30–22.30. Lantern displays berlangsung lebih panjang, dari 19 September sampai 4 Oktober 2026.
Ya, terutama untuk keluarga yang menyukai aktivitas outdoor dan festival lampion. Karena berlangsung malam, keluarga dengan anak kecil tidak perlu berada di lokasi sampai acara selesai. Satu atau dua jam menikmati suasana bisa lebih nyaman.
Pertunjukan ini direkomendasikan untuk anak usia lima tahun ke atas, dengan usia minimum masuk tiga tahun. Durasi sekitar 55 menit dan pertunjukan menggunakan bahasa Mandarin.
Harga standar yang diumumkan adalah SGD 38 pada Selasa–Jumat dan SGD 42 pada Sabtu–Minggu. Harga dan ketersediaan tiket sebaiknya diperiksa kembali sebelum pemesanan.
September menarik karena ada kombinasi festival budaya, musik, pertunjukan anak, dan aktivitas outdoor. Pilihan event berbeda antara awal dan akhir bulan, jadi tanggal perjalanan sangat menentukan.
Untuk area outdoor yang luas, stroller bisa sangat membantu keluarga dengan anak kecil. Untuk event indoor atau pertunjukan bertiket, periksa kebijakan venue terlebih dahulu karena aturan penyimpanan stroller dapat berbeda.
Untuk kunjungan pertama bersama anak, sekitar 3–5 hari biasanya memberikan waktu yang cukup untuk menggabungkan wisata, makan, istirahat, dan event tanpa membuat jadwal terlalu padat. Tetap sesuaikan dengan usia anak dan gaya perjalanan keluarga.
Sesuaikan transportasi dengan jumlah anggota keluarga, usia anak, stroller, barang bawaan, lokasi event, dan jumlah tempat yang dikunjungi. Untuk itinerary multi-stop atau event yang selesai malam, private charter dengan sopir bisa menjadi alternatif yang lebih fleksibel.
Saat melihat banyak event menarik, rasanya memang ingin memasukkan semuanya.
Apalagi kalau berpikir:
“Mumpung sudah di Singapore.”
Tapi kalau bepergian bersama anak, ada satu hal yang sering baru terasa setelah beberapa hari perjalanan:
anak tidak menghitung berapa banyak tempat yang berhasil dikunjungi.
Mereka lebih mengingat hal-hal kecil.
Lampion besar yang mereka lihat malam itu.
Pertunjukan yang membuat mereka tertawa.
Makanan yang ternyata mereka suka.
Atau perjalanan pulang ketika mereka tertidur di perjalanan karena seharian bermain.
Jadi kalau datang pada awal September, Anda bisa mempertimbangkan Voices of Singapore Festival atau program di Singapore Botanic Gardens dan Fort Canning Park.
Di pertengahan bulan ada The Forest Heroes.
Sementara paruh kedua September menjadi semakin menarik dengan Lights by the Lake dan suasana Mid-Autumn Festival.
Pilih satu yang paling cocok.
Berikan waktu istirahat.
Dan jangan merasa itinerary harus penuh dari pagi sampai malam agar liburan terasa “worth it”.
Kalau perjalanan melibatkan beberapa lokasi atau event malam, transportasi juga sebaiknya dipikirkan sejak awal.
Untuk keluarga Indonesia yang membutuhkan rental mobil atau van dengan sopir di Singapore, Travelincheck dapat membantu kebutuhan private charter, city tour, maupun airport transfer.
WhatsApp Travelincheck: 0822 8822 2920
Karena pada akhirnya, family trip yang menyenangkan bukan tentang seberapa banyak tempat yang berhasil dicentang dari itinerary.
Yang paling penting adalah anak menikmati perjalanannya, orang tua tidak kelelahan, dan keluarga pulang membawa cerita yang ingin dikenang bersama.
Saat ini belum ada komentar