
Universal Studios Singapore sering masuk daftar teratas saat liburan keluarga ke Singapore. Apalagi kalau membawa anak. Bahkan sebelum pesawat berangkat dari Indonesia, biasanya mereka sudah sibuk membicarakan wahana apa yang mau dicoba lebih dulu.
Lalu muncul pertanyaan yang cukup penting:
Dari Changi Airport ke Universal Studios Singapore enaknya naik apa?
Sebenarnya pilihannya cukup banyak. Anda bisa menggunakan MRT dan melanjutkan perjalanan menuju Sentosa, naik taxi, atau memilih private airport transfer.
Tapi kalau bepergian bersama keluarga, memilih transportasi biasanya tidak sesederhana mencari mana yang paling murah.
Bayangkan baru selesai penerbangan, lalu harus mengurus dua anak, beberapa koper, mungkin ditambah stroller. Anak yang tadinya semangat bisa saja tiba-tiba mengantuk begitu keluar dari imigrasi.
Dalam kondisi seperti ini, pilihan transportasi yang terasa mudah saat dibaca di internet belum tentu terasa mudah saat dijalani.
Karena itu, sebelum berangkat, pertimbangkan jumlah anggota keluarga, banyaknya koper, usia anak, jam kedatangan pesawat, dan rencana setelah tiba di Sentosa.
Mau langsung dari Changi Airport ke Sentosa?
Kalau bepergian bersama anak dan membawa beberapa koper, Anda bisa mempertimbangkan kendaraan yang sudah disiapkan sebelum tiba. Travelincheck melayani airport transfer dan transportasi dengan sopir di Singapore untuk keluarga Indonesia. Konsultasi perjalanan bisa melalui WhatsApp 0822 8822 2920.
Perjalanan dari Changi Airport ke Universal Studios Singapore (USS) dengan kendaraan menuju kawasan Resorts World Sentosa relatif mudah karena bisa dilakukan langsung tanpa berpindah transportasi.
Namun, waktu perjalanan tidak selalu sama.
Kondisi lalu lintas, terminal tempat Anda dijemput, jam kedatangan, hingga situasi di Sentosa dapat memengaruhi waktu tempuh.
Ada satu hal yang sering terlewat saat membuat itinerary:
waktu landing bukan berarti waktu keluar dari bandara.
Misalnya pesawat dijadwalkan mendarat pukul 09.00. Bukan berarti pukul 09.10 keluarga sudah duduk di mobil menuju Universal Studios.
Masih ada proses turun dari pesawat, berjalan menuju imigrasi, antre, mengambil koper, ke toilet, membeli minum, sampai akhirnya menuju titik penjemputan.
Kalau membawa anak, proses kecil seperti ini kadang memakan waktu lebih lama dari yang kita bayangkan.
Jadi, daripada membuat jadwal terlalu mepet, lebih nyaman memberi sedikit ruang.
Liburan baru dimulai. Tidak perlu langsung dibuat seperti sedang mengejar connecting flight.
Universal Studios Singapore berada di kawasan Resorts World Sentosa, 30 Sentosa Gateway.
Jika menggunakan kendaraan, perjalanan bisa langsung diarahkan menuju Sentosa tanpa perlu berpindah moda.
Kalau menggunakan MRT, perjalanannya terdiri dari beberapa tahap karena Anda perlu bergerak dari Changi menuju kawasan HarbourFront/VivoCity sebelum melanjutkan perjalanan ke Sentosa.
Bagi traveler dengan barang sedikit, perpindahan seperti ini mungkin bukan masalah.
Tapi kalau satu tangan menarik koper dan tangan lainnya menggandeng anak, ceritanya bisa berbeda.
Beberapa hal yang sebaiknya ikut diperhitungkan:
Changi Airport memiliki area Arrival Pick-up di setiap terminal. Jadi setelah mengambil bagasi, pastikan Anda mengetahui titik penjemputan yang sesuai dengan terminal kedatangan.
Tips sederhananya: saat membuat itinerary, mulailah menghitung perjalanan setelah keluarga benar-benar selesai dengan proses kedatangan.
Bukan dari jam pesawat menyentuh landasan.

Secara umum, ada tiga pilihan yang paling sering dipertimbangkan keluarga Indonesia:
Kalau itinerary Anda masih berlanjut ke beberapa tempat dalam satu hari, private charter juga bisa menjadi pilihan.
Tidak ada yang mutlak paling bagus.
Yang penting adalah memilih transportasi yang sesuai dengan kondisi keluarga Anda.
MRT bisa menjadi pilihan kalau ingin perjalanan lebih ekonomis dan tidak keberatan melakukan beberapa kali perpindahan.
Dari Changi Airport, perjalanan dimulai dari Changi Airport MRT Station (CG2). Dari sana Anda perlu melanjutkan perjalanan melalui jaringan MRT Singapore menuju kawasan HarbourFront.
Setelah tiba di HarbourFront, perjalanan menuju Sentosa dapat dilanjutkan melalui kawasan VivoCity.
Kalau hanya bepergian berdua dengan satu koper, perjalanan seperti ini mungkin terasa biasa saja.
Sekarang bayangkan skenario lain.
Ayah menarik dua koper besar.
Ibu membawa tas sambil mengawasi anak.
Satu anak mulai mengantuk.
Adiknya masih semangat, tapi minta digendong.
Ditambah satu stroller yang harus ikut dibawa saat berpindah transportasi.
MRT tetap bisa digunakan. Namun pertimbangannya berubah dari “apakah bisa?” menjadi:
“Apakah kami ingin melakukan semua perpindahan ini setelah penerbangan?”
Untuk sebagian keluarga jawabannya tetap iya. Untuk sebagian lainnya, belum tentu.
MRT lebih masuk akal jika:
Kalau kondisi tersebut sesuai dengan keluarga Anda, MRT bisa menjadi pilihan yang baik.
Taxi jauh lebih sederhana.
Setelah menyelesaikan proses kedatangan, keluarga bisa menuju taxi stand dan melanjutkan perjalanan langsung ke Sentosa.
Tidak perlu membawa koper naik-turun kereta atau berpindah stasiun.
Taxi tersedia di area kedatangan Terminal 1, 2, 3, dan 4 Changi Airport. Tarif menggunakan meter dan dapat dikenakan airport surcharge serta surcharge lain sesuai waktu perjalanan.
Untuk keluarga kecil, ini cukup praktis.
Namun ada satu hal yang jangan sampai dilupakan:
kapasitas bagasi.
Empat orang mungkin masih cukup untuk satu kendaraan.
Tetapi empat orang dengan tiga koper besar, dua cabin bag, stroller, dan beberapa tas kecil adalah cerita yang berbeda.
Karena itu, jangan menghitung jumlah penumpang saja.
Hitung barangnya juga.
Private airport transfer biasanya dipilih keluarga yang ingin urusan transportasi sudah selesai sebelum pesawat mendarat.
Jadi setelah melewati imigrasi dan mengambil koper, Anda tinggal menuju titik pickup yang sudah diinformasikan.
Kendaraan sudah disesuaikan dengan kebutuhan perjalanan.
Buat keluarga, kenyamanan seperti ini sering terasa justru setelah perjalanan dimulai.
Tidak perlu berdiskusi lagi:
“Muatan kopernya cukup nggak?”
“Anaknya duduk di mana?”
“Stroller masuk nggak?”
“Kalau nggak muat harus ambil mobil lagi?”
Hal-hal kecil seperti itu mungkin terdengar sepele ketika masih berada di rumah. Setelah penerbangan bersama anak, rasanya bisa sangat berbeda.
Sebelum booking private transfer, biasanya lebih baik informasikan:
Dengan begitu kendaraan bisa dipersiapkan lebih sesuai.
Private transfer layak dipertimbangkan kalau Anda:
Untuk keluarga yang membawa anak, stroller, dan beberapa koper, memesan airport transfer Changi Airport sebelum berangkat bisa membuat perjalanan setelah landing terasa lebih sederhana. Kendaraan dapat direncanakan berdasarkan jumlah penumpang dan barang bawaan, sehingga Anda tidak perlu mencari transportasi lagi setelah keluar dari area kedatangan.
Ada keluarga yang hanya membutuhkan:
Changi Airport → Universal Studios Singapore.
Tetapi ada juga yang itinerary hari pertamanya seperti ini:
Changi → hotel → Sentosa → makan malam → hotel.
Atau bahkan:
Changi → USS → makan malam → Marina Bay → hotel.
Kalau perjalanan dalam satu hari terdiri dari beberapa tempat, Anda bisa mempertimbangkan apakah lebih cocok menggunakan airport transfer satu arah atau private charter Singapore.
Keuntungan charter adalah fleksibilitas.
Dan kalau bepergian bersama anak, fleksibilitas itu cukup berharga.
Misalnya rencana awal setelah USS ingin lanjut melihat Marina Bay.
Ternyata pukul tujuh malam anak sudah mengantuk berat.
Tidak ada salahnya mengubah rencana dan langsung kembali ke hotel.
Itinerary keluarga sebaiknya membantu liburan, bukan membuat semua orang merasa harus menyelesaikan checklist.
Kalau masih bingung, gunakan tabel ini sebagai gambaran awal.
| Transportasi | Cocok untuk | Kelebihan | Yang Perlu Dipertimbangkan |
|---|---|---|---|
| MRT + perjalanan ke Sentosa | Traveler dengan barang ringan | Lebih ekonomis | Ada beberapa tahap perjalanan |
| Taxi | Keluarga kecil | Langsung dari bandara | Kapasitas bagasi dan surcharge |
| Private transfer | Keluarga dengan anak dan koper | Perjalanan bisa direncanakan sejak awal | Sebaiknya booking sebelum tiba |
| Private charter | Itinerary beberapa tempat | Lebih fleksibel | Cocok jika kendaraan dibutuhkan lebih lama |
Kalau membawa anak, stroller, beberapa koper, atau bepergian bersama orang tua, perjalanan langsung dengan kendaraan biasanya terasa lebih sederhana.
Sebaliknya, kalau barang bawaan ringan, anak sudah besar, dan budget menjadi pertimbangan utama, MRT bisa tetap menjadi pilihan.
Tidak perlu mencari jawaban “mana yang paling bagus?”
Lebih tepat bertanya:
“Mana yang paling cocok untuk keluarga kami?”
Solo traveler biasanya bisa lebih spontan.
Keluarga sedikit berbeda.
Satu stroller saja bisa mengubah kebutuhan ruang bagasi. Begitu juga kalau anak masih kecil atau ada orang tua yang ikut perjalanan.
Anak setelah penerbangan sulit diprediksi.
Ada yang begitu landing langsung semangat melihat Changi.
Ada yang lima belas menit kemudian mulai bertanya:
“Hotel masih jauh?”
Kalau anak masih kecil, semakin sedikit proses berpindah transportasi biasanya semakin mudah.
Apalagi jika masih menggunakan stroller.
Jangan lupa menghitung stroller sebagai barang bawaan ketika menentukan kendaraan.
Contohnya:
2 orang dewasa + 2 anak + 3 koper besar + 2 cabin bag + 1 stroller.
Secara jumlah, penumpangnya memang hanya empat.
Tapi kebutuhan ruangnya jauh lebih besar dibanding empat orang yang hanya membawa backpack.
Karena itu, saat booking transportasi jangan hanya menulis:
“Kami 4 orang.”
Lebih baik jelaskan lengkap jumlah dan jenis barang yang dibawa.
Informasi sederhana ini bisa mencegah masalah saat hari kedatangan.
Untuk rombongan keluarga, MPV atau van bisa lebih nyaman daripada membagi anggota keluarga ke beberapa kendaraan kecil.
Bukan hanya soal kapasitas.
Koordinasinya juga lebih mudah.
Anak-anak, orang tua, koper, dan anggota keluarga lain bisa bergerak bersama.
Tidak perlu sibuk saling mengirim pesan:
“Sudah sampai mana?”
“Mobil yang satunya sudah jalan belum?”
“Ketemu di pintu mana?”
Saat liburan keluarga, semakin sedikit koordinasi kecil yang harus dilakukan biasanya semakin nyaman.
Kalau membawa orang tua, coba lihat perjalanan dari sudut pandang mereka.
Jangan hanya melihat berapa kilometer jaraknya.
Perhatikan juga:
berapa jauh harus berjalan, berapa kali harus naik-turun kendaraan, berapa lama berdiri, dan berapa kali harus berpindah tempat sambil membawa barang.
Rute yang terasa mudah untuk kita belum tentu terasa sama bagi orang tua.

Bisa.
Tetapi pertanyaan berikutnya justru lebih penting:
Apakah perlu langsung ke sana?
Kalau pesawat tiba pagi, anak masih segar, barang bawaan sudah ada solusinya, dan jam operasional USS memungkinkan, langsung menuju Sentosa bisa menjadi cara yang bagus untuk memaksimalkan hari pertama.
Namun jangan membuat jadwal terlalu optimistis.
Misalnya:
Pesawat landing pukul 09.00.
Lalu Anda berharap pukul 10.00 sudah berada di depan wahana USS.
Mungkin saja berjalan lancar, tetapi jangan menjadikannya satu-satunya skenario.
Masih ada imigrasi, koper, perjalanan keluar terminal, dan perjalanan menuju Sentosa.
Belum lagi kalau anak ingin makan terlebih dahulu.
Flow-nya sederhana:
Landing → imigrasi → ambil bagasi → pickup/transportasi → Sentosa → USS
Pilihan ini cocok kalau datang cukup pagi dan keluarga memang ingin langsung memulai liburan.
Pastikan saja urusan koper sudah direncanakan.
Untuk keluarga yang membawa banyak barang, opsi ini sering terasa lebih santai.
Landing → airport transfer → hotel → drop luggage → istirahat → Sentosa
Anak bisa berganti pakaian atau beristirahat sebentar.
Orang tua juga tidak perlu memikirkan koper selama berada di tempat wisata.
Kalau penerbangan tiba menjelang siang, pertimbangkan juga apakah waktu bermain yang tersisa masih cukup.
Terkadang tidak perlu memaksakan USS di hari pertama.
Hari berikutnya dengan kondisi semua orang lebih segar justru bisa jauh lebih menyenangkan.
Kalau berencana langsung dari Changi Airport menuju Universal Studios, pikirkan masalah koper sejak masih menyusun itinerary.
Jangan menunggu sampai sudah berada di Sentosa baru bertanya:
“Kopernya mau ditaruh di mana?”
Jika membawa beberapa koper besar, salah satu opsi yang lebih sederhana adalah:
Changi → hotel → drop luggage → USS.
Memang ada tambahan perjalanan, tetapi Anda bisa menikmati USS tanpa terus memikirkan barang bawaan.
Kalau tetap ingin langsung ke Sentosa, cek terlebih dahulu kebijakan penyimpanan barang terbaru dari Resorts World Sentosa sebelum berangkat.
Jangan terlalu mengandalkan informasi blog lama karena fasilitas dan ketentuannya bisa berubah.
Setiap keluarga punya ritme liburan yang berbeda.
Berikut beberapa contoh supaya lebih mudah menentukan mana yang paling masuk akal.
Cocok untuk keluarga yang tiba pagi.
Changi Airport
↓
Imigrasi & bagasi
↓
Pickup
↓
Resorts World Sentosa
↓
Universal Studios Singapore
↓
Hotel
Keuntungannya jelas: hari pertama bisa langsung dimanfaatkan.
Namun pastikan anak tidak terlalu lelah dan urusan koper sudah selesai.
Lebih santai.
Changi Airport
↓
Airport transfer
↓
Hotel
↓
Drop luggage / istirahat
↓
Sentosa
↓
Universal Studios Singapore
Untuk keluarga dengan anak kecil, skenario seperti ini sering terasa lebih nyaman.
Kalau menggunakan private charter, perjalanan bisa dibuat lebih fleksibel.
Misalnya:
Changi → USS → makan malam → hotel
Kalau keluarga masih punya tenaga, barulah mempertimbangkan destinasi tambahan.
Jangan merasa rugi kalau akhirnya membatalkan satu tempat.
Liburan yang menyenangkan tidak dihitung dari berapa banyak lokasi yang berhasil dicentang.
Kadang makan malam santai lalu kembali ke hotel adalah penutup hari yang jauh lebih baik.
Hari pertama sering menjadi hari paling sulit diprediksi.
Penerbangan bisa terlambat.
Imigrasi bisa ramai.
Anak bisa mengantuk.
Jadi sisakan ruang di itinerary.
Pesawat landing pukul 09.00 bukan berarti pukul 09.00 Anda sudah siap meninggalkan Changi.
Hitung waktu untuk turun pesawat, imigrasi, bagasi, toilet, dan menuju titik transportasi.
Daripada hanya mengatakan:
“Kami empat orang.”
Lebih baik:
“Kami 2 dewasa dan 2 anak, membawa 3 koper besar, 2 cabin bag, dan 1 stroller.”
Informasi kedua jauh lebih membantu untuk menentukan kendaraan.
Jangan masukkan semua kebutuhan anak ke koper besar.
Siapkan satu tas kecil berisi barang yang sering diperlukan selama perjalanan seperti snack, tisu, pakaian ganti, obat pribadi, dan kebutuhan lainnya.
Ketika anak tiba-tiba membutuhkan sesuatu, Anda tidak perlu membongkar koper di tengah perjalanan.
Jam operasional Universal Studios Singapore bisa berubah.
Sebelum berangkat, cek kembali jadwal resmi pada tanggal kunjungan.
Ini terutama penting kalau Anda berencana langsung menuju USS setelah landing.
Anak terlalu lelah?
Pesawat terlambat?
Cuaca tidak mendukung?
Tidak masalah.
Siapkan itinerary yang masih bisa diubah.
Sebelum booking, siapkan:
Semakin jelas informasinya, semakin mudah menentukan kendaraan yang sesuai.
Kalau ini pertama kalinya datang bersama anak, sebaiknya pelajari juga panduan Universal Studios Singapore untuk keluarga sebelum menentukan jadwal kunjungan. Anda bisa merencanakan waktu datang, durasi bermain, kebutuhan anak, dan aktivitas lain di Sentosa dengan lebih realistis.
Tidak semua keluarga membutuhkan private transfer.
Kalau hanya berdua, membawa satu koper, dan nyaman menggunakan MRT, transportasi publik bisa saja sudah cukup.
Tetapi situasinya berbeda kalau membawa dua anak, beberapa koper, stroller, atau bepergian bersama orang tua.
Dalam kondisi tersebut, airport transfer bisa dipertimbangkan bukan karena ingin perjalanan “mewah”, tetapi karena ingin mengurangi kerepotan setelah penerbangan.
Keluar bandara, bertemu sopir, memasukkan koper, lalu melanjutkan perjalanan.
Sederhana.
Dan setelah beberapa jam perjalanan bersama anak, hal sederhana seperti itu kadang justru yang paling dihargai.
Kalau sedang merencanakan liburan keluarga ke Singapore, Travelincheck dapat membantu kebutuhan transportasi dari Changi Airport menuju Sentosa, hotel, atau destinasi lain di Singapore.
Sebelum bertanya harga, Anda bisa menyiapkan:
Belum tahu kendaraan apa yang cocok?
Tidak masalah.
Ceritakan saja kondisi perjalanan keluarga Anda terlebih dahulu.
Konsultasi transportasi Singapore bersama Travelincheck melalui WhatsApp 0822 8822 2920.
Dari Changi Airport, Anda bisa menuju Universal Studios Singapore menggunakan MRT yang dilanjutkan menuju Sentosa, taxi/private-hire car, atau private airport transfer. Jika membawa anak dan beberapa koper, perjalanan langsung dengan kendaraan dapat dipertimbangkan agar tidak perlu beberapa kali berpindah transportasi.
Pilihan yang umum adalah MRT dan transportasi menuju Sentosa, taxi, atau private airport transfer. Pilih berdasarkan jumlah anggota keluarga, koper, budget, usia anak, dan jam kedatangan pesawat.
Waktu perjalanan berbeda tergantung jenis transportasi, kondisi lalu lintas, terminal kedatangan, dan waktu perjalanan. Jangan lupa menambahkan waktu untuk imigrasi serta mengambil bagasi sebelum meninggalkan Changi Airport.
Untuk menuju Resorts World Sentosa dengan transportasi publik, HarbourFront menjadi salah satu titik utama perjalanan. Dari kawasan HarbourFront/VivoCity, perjalanan kemudian dilanjutkan menuju Sentosa.
Bisa. Namun sebaiknya lihat jam landing, waktu imigrasi, jumlah koper, kondisi anak, dan jam operasional USS pada hari tersebut. Jika tiba terlalu siang atau anak sudah lelah, mampir hotel terlebih dahulu bisa menjadi pilihan yang lebih santai.
Anda bisa membawa koper menuju Sentosa, tetapi sebaiknya sudah mengetahui di mana barang akan disimpan selama berwisata. Jika membawa banyak koper, drop luggage di hotel terlebih dahulu sering lebih praktis. Cek juga kebijakan penyimpanan barang terbaru sebelum berangkat.
Kalau barang ringan dan keluarga nyaman menggunakan transportasi publik, MRT dapat dipertimbangkan. Taxi lebih langsung, sedangkan private transfer cocok dipertimbangkan jika membawa anak, stroller, beberapa koper, atau bepergian bersama keluarga besar.
Ya. Private airport transfer dapat dipesan sebelum tiba di Singapore. Sebelum booking, informasikan jumlah penumpang, koper, jadwal penerbangan, dan tujuan agar kendaraan dapat disesuaikan dengan kebutuhan perjalanan.
Perjalanan Changi Airport ke Universal Studios Singapore sebenarnya tidak sulit.
Yang biasanya membutuhkan sedikit pemikiran justru memilih transportasinya.
MRT bisa cocok untuk keluarga dengan barang ringan yang ingin perjalanan lebih ekonomis.
Taxi praktis karena bisa langsung menuju Sentosa.
Sementara private airport transfer bisa dipertimbangkan kalau Anda membawa anak, stroller, beberapa koper, bepergian bersama orang tua, atau ingin perjalanan setelah landing terasa lebih sederhana.
Tidak perlu mengikuti cara perjalanan keluarga lain.
Keluarga dengan dua anak kecil tentu punya kebutuhan berbeda dengan pasangan yang hanya membawa satu koper.
Dan itu wajar.
Pada akhirnya, transportasi yang bagus bukan sekadar yang paling murah atau paling cepat.
Yang paling penting adalah transportasi yang membuat seluruh keluarga bisa memulai liburan dengan nyaman.
Travelincheck melayani airport transfer Changi, rental mobil dan van dengan sopir, serta private charter di Singapore.
Kalau belum tahu kendaraan apa yang sesuai, informasikan saja jumlah penumpang, jumlah koper, jadwal penerbangan, dan itinerary keluarga Anda.
Kami bantu pertimbangkan kebutuhan transportasinya sebelum Anda berangkat.
WhatsApp Travelincheck: 0822 8822 2920
Supaya setelah tiba di Singapore, urusan pertama Anda bukan mencari kendaraan—tetapi menikmati liburan bersama keluarga.

Saat ini belum ada komentar