
Kalau mendengar nama Johor Bahru, apa yang pertama kali terbayang?
Belanja, kuliner, jalan-jalan bersama anak, atau mungkin sekadar mampir setelah beberapa hari liburan di Singapore?
Semua itu memang menyenangkan. Tapi kalau kebetulan Anda datang pada September 2026, coba sisakan sedikit ruang di itinerary untuk menikmati Johor Bahru dari sisi yang berbeda.
Bukan hanya masuk mall, foto di tempat wisata, lalu pindah ke destinasi berikutnya.
Ada beberapa event budaya di Johor Bahru pada September 2026 yang bisa membuat perjalanan keluarga terasa lebih hidup. Anak-anak bisa melihat suasana lokal, seni, pakaian tradisional, musik, sampai bagaimana masyarakat Malaysia menikmati momen kebersamaan.
Salah satu yang menarik adalah Keretapi Sarong 2026 pada 16 September, bertepatan dengan Hari Malaysia. Beberapa hari setelahnya, pada 19 September 2026, ada Dive Into Bando JB: Seni Bersiri yang membawa nuansa seni ke kawasan pusat Johor Bahru.
Jadi, kalau jadwal liburan Anda pas, kenapa tidak sekalian melihatnya?
Apa saja event budaya di Johor Bahru pada September 2026?
Pada September 2026, keluarga Indonesia bisa mempertimbangkan Keretapi Sarong pada 16 September dan Dive Into Bando JB: Seni Bersiri pada 19 September. Keduanya bisa dikombinasikan dengan wisata heritage, kuliner, dan aktivitas keluarga lainnya di Johor Bahru.
Catatan: Jadwal, lokasi, program, dan ketentuan event dapat berubah. Sebelum berangkat, sebaiknya cek kembali informasi terbaru dari penyelenggara atau kanal pariwisata resmi.
Banyak keluarga Indonesia menggabungkan Singapore dan Johor Bahru dalam satu perjalanan.
Secara itinerary memang terlihat sederhana.
Singapore → Johor Bahru → jalan-jalan → hotel.
Tapi ketika sudah membawa dua anak, stroller, beberapa koper, tas kecil, belum lagi anak mulai lapar di tengah perjalanan, ceritanya bisa sedikit berbeda.
Karena itu, kalau ingin menghadiri event pada jam tertentu, transportasi sebaiknya jangan dipikirkan belakangan.
Travelincheck melayani perjalanan Singapore–Johor Bahru dengan kendaraan dan sopir untuk keluarga yang ingin perjalanan lebih private dan mudah disesuaikan dengan itinerary.
Anda bisa konsultasi lebih dulu melalui WhatsApp Travelincheck: 0822 8822 2920.
Tidak harus langsung booking. Ceritakan saja dulu rencana perjalanannya.

Johor Bahru sebenarnya bisa dikunjungi kapan saja.
Namun September punya suasana yang sedikit berbeda karena ada satu tanggal penting di Malaysia: Hari Malaysia pada 16 September.
Kalau biasanya itinerary keluarga berputar di tempat wisata, kuliner, dan shopping, bulan ini bisa menjadi kesempatan untuk menyelipkan pengalaman budaya.
Dan justru pengalaman kecil seperti ini yang kadang paling diingat setelah pulang.
Shopping di Johor Bahru? Tentu saja boleh.
Tapi jangan sampai perjalanan berakhir hanya dengan cerita tentang mall dan barang belanjaan.
Kalau waktunya memungkinkan, coba ajak keluarga berjalan di kawasan heritage, menikmati makanan lokal, atau datang ke event yang sedang berlangsung.
Tidak perlu satu hari penuh.
Beberapa jam saja sudah cukup untuk membuat suasana perjalanan terasa berbeda.
Untuk anak-anak, pengalaman seperti ini juga menarik karena mereka bisa melihat langsung kehidupan lokal.
Mereka mendengar musik yang mungkin belum pernah didengar, melihat pakaian tradisional, memperhatikan bangunan lama, atau sekadar bertanya:
“Kenapa semua orang pakai sarong?”
Pertanyaan sederhana seperti itu justru bisa menjadi awal cerita seru selama perjalanan.
Tanggal 16 September diperingati sebagai Hari Malaysia.
Pada tanggal yang sama, Keretapi Sarong 2026 dijadwalkan berlangsung.
Bagi wisatawan Indonesia, tidak perlu merasa harus memahami sejarah Malaysia secara mendalam sebelum datang.
Nikmati saja suasananya.
Lihat bagaimana masyarakat berkumpul, bagaimana pakaian tradisional digunakan, dengarkan musiknya, dan biarkan anak memperhatikan apa yang ada di sekeliling mereka.
Liburan keluarga tidak harus selalu punya agenda “edukasi”.
Kadang anak belajar justru ketika kita tidak sedang menyuruh mereka belajar.
Kalau setiap hari anak diajak masuk attraction, lama-lama mereka juga bisa bosan.
Hari pertama mungkin excited.
Hari kedua masih semangat.
Hari ketiga mulai bertanya, “habis ini ke mana lagi?”
Karena itu, selingan berupa pengalaman budaya bisa membuat perjalanan terasa lebih beragam.
Mereka melihat orang-orang lokal, musik, seni, pakaian, dan suasana yang berbeda dari keseharian di Indonesia.
Ada hal-hal yang terasa familiar, tetapi ada juga yang membuat mereka penasaran.
Dan menurut kami, itulah salah satu bagian paling menyenangkan dari traveling bersama anak.
Kalau perjalanan Anda jatuh pada pertengahan September, ada dua event yang layak masuk radar.
Tidak harus datang ke semuanya.
Pilih yang paling sesuai dengan jadwal dan karakter keluarga.
Keretapi Sarong 2026 dijadwalkan berlangsung pada 16 September 2026, bertepatan dengan Hari Malaysia.
Johor Bahru termasuk salah satu lokasi penyelenggaraannya bersama beberapa kota lain di Malaysia.
Sesuai namanya, salah satu pemandangan yang paling menarik tentu sarong.
Berbagai warna dan motif muncul di tengah keramaian. Ditambah musik, tarian, aktivitas komunitas, dan suasana Hari Malaysia, event ini punya energi yang cukup berbeda dibanding hari wisata biasa.
Bayangkan kalau Anda datang bersama anak.
Mungkin awalnya mereka hanya tertarik melihat warna-warni sarong.
Lalu mulai memperhatikan musik.
Kemudian melihat orang menari.
Lalu bertanya ini-itu.
Tidak perlu menjelaskan semuanya saat itu juga. Biarkan mereka menikmati suasananya.
Bagi keluarga Indonesia, sarong bukan sesuatu yang asing.
Justru itu yang membuat pengalaman ini menarik.
Ada rasa familiar, tetapi suasananya berbeda.
Anak-anak bisa melihat bahwa negara-negara di Asia Tenggara punya banyak kemiripan budaya, tetapi masing-masing tetap memiliki karakter sendiri.
Selain itu, Keretapi Sarong bisa menjadi “hari yang berbeda” di tengah itinerary.
Kalau dua hari sebelumnya anak sudah masuk tempat bermain dan mall, kali ini mereka bisa menikmati keramaian budaya bersama masyarakat lokal.
Tidak perlu mengejar banyak hal.
Datang, lihat suasananya, nikmati bersama keluarga.
Kalau ada satu tips yang paling penting: jangan membuat itinerary terlalu padat pada hari event.
Anda bisa melakukan beberapa hal sederhana:
Sering kali masalahnya bukan anak tidak suka acaranya.
Mereka hanya sudah terlalu capek ketika sampai.
Kalau sejak pagi sudah berpindah ke empat tempat wisata, wajar kalau sore hari anak lebih tertarik tidur daripada melihat festival.
Kalau keluarga Anda lebih suka suasana seni dan jalan-jalan santai di kawasan kota, event berikutnya bisa lebih menarik.
Dive Into Bando JB: Seni Bersiri 2026 dijadwalkan berlangsung pada 19 September 2026 di sekitar Jalan Pahang dan Jalan Tan Hiok Nee, Johor Bahru.
Nuansanya berbeda dari Keretapi Sarong.
Di sini, pengalaman lebih dekat dengan seni, kreativitas lokal, komunitas, dan kawasan heritage Johor Bahru.
Keuntungannya, Anda bisa menjadikannya bagian dari satu hari eksplorasi pusat kota.
Jadi tidak perlu datang ke event, selesai, lalu langsung pulang.
Coba datang ke kawasan ini lebih awal.
Jangan langsung mengejar event.
Jalan santai dulu.
Biarkan anak melihat lingkungan sekitar, bangunan-bangunan lama, aktivitas warga, kemudian cari tempat makan sebelum mengikuti acara.
Kalau anak Anda mulai tertarik dengan gambar, musik, fotografi, atau hal-hal kreatif, suasana seperti ini bisa cukup menyenangkan.
Kita juga bisa menunjukkan kepada anak bahwa seni tidak selalu harus dilihat di museum.
Kadang seni justru terasa lebih dekat ketika hadir di jalan, bangunan lama, dan kehidupan masyarakat.
Kalau sudah berada di area ini, sekalian nikmati Jalan Tan Hiok Nee.
Kawasan heritage ini bisa menjadi bagian dari itinerary santai sebelum atau sesudah event.
Tidak perlu punya daftar panjang tempat yang harus didatangi.
Untuk keluarga, itinerary sederhana justru sering terasa lebih nyaman.
Misalnya:
Jalan Tan Hiok Nee → makan siang → istirahat → event → makan malam → hotel.
Kelihatannya tidak terlalu padat.
Memang itu tujuannya.
Kita sedang liburan, bukan sedang menyelesaikan daftar tugas.
Kalau Anda menginap beberapa hari dan ingin menjelajahi wilayah Johor lebih jauh, ada event lain yang bisa dipertimbangkan.
Salah satunya Festival Kota Selatan yang dijadwalkan berlangsung pada akhir September di Segamat.
Festival ini membawa berbagai unsur budaya Johor, termasuk musik, tarian dan tradisi seperti Ghazal dan Zapin Johor.
Namun jangan lupa satu hal penting.
Segamat bukan berada di pusat Johor Bahru.
Jadi jangan melihat nama “Johor” lalu menganggap semua tempat berdekatan.
Perjalanan menuju kawasan lain perlu dihitung dengan baik, terutama kalau membawa anak.
Bisa worth it, bisa juga tidak.
Kalau Anda punya waktu tiga atau empat hari di Johor, suka road trip, dan memang tertarik melihat budaya lokal, perjalanan keluar dari JB bisa menjadi pengalaman yang menyenangkan.
Tapi kalau hanya punya satu hari dari Singapore?
Kami lebih menyarankan menikmati Johor Bahru saja.
Apalagi kalau membawa anak kecil.
Tidak perlu mengejar semuanya.
Kadang perjalanan keluarga paling enak justru ketika kita berani menghapus beberapa destinasi dari itinerary.
Jawabannya tergantung keluarga Anda.
| Event | Cocok untuk | Yang Menarik |
|---|---|---|
| Keretapi Sarong | Keluarga & anak | Budaya Malaysia dan suasana Hari Malaysia |
| Dive Into Bando JB | Keluarga yang suka seni | Seni, kreativitas dan kawasan heritage |
| Festival di luar JB | Keluarga dengan waktu lebih panjang | Pengalaman budaya Johor yang lebih luas |
Kalau baru pertama kali ke Johor Bahru dan waktu terbatas, pilih event yang lokasinya mudah dimasukkan ke itinerary.
Kalau punya beberapa hari, barulah eksplorasi lebih jauh.
Jangan memilih berdasarkan “mana yang paling banyak”.
Pilih berdasarkan mana yang paling mungkin dinikmati seluruh keluarga.

Kesalahan kecil yang sering terjadi saat membuat itinerary adalah menganggap event sebagai tambahan.
Pagi ke tempat A.
Lanjut B.
Makan di C.
Shopping.
Sore ke tempat D.
Malam baru ke event.
Di layar smartphone, semuanya terlihat rapi.
Di dunia nyata?
Jam empat sore anak sudah tidur di mobil.
Karena itu, kalau event menjadi highlight hari tersebut, buat jadwal lebih santai.
Pagi
Bangun tanpa terburu-buru, sarapan bersama keluarga, lalu eksplorasi satu kawasan Johor Bahru.
Siang
Makan siang.
Setelah itu kembali ke hotel atau cari aktivitas ringan.
Kalau anak ingin tidur sebentar, biarkan.
Sore
Bersiap menuju lokasi event.
Berangkat sedikit lebih awal supaya tidak stres di perjalanan.
Sore–Malam
Nikmati event.
Tidak perlu buru-buru pindah ke tempat lain.
Malam
Makan malam, lalu kembali ke hotel.
Sederhana?
Iya.
Tapi kemungkinan besar semua orang pulang dengan mood lebih baik.
Kalau perjalanan dimulai dari Singapore, itinerary bisa dibuat seperti ini:
Pagi
Berangkat dari Singapore menuju Johor Bahru.
Siang
Makan siang dan kunjungi satu tempat wisata atau kawasan heritage.
Sore
Check-in hotel dan istirahat.
Menjelang malam
Berangkat menuju lokasi event.
Malam
Nikmati event, makan malam, lalu kembali ke hotel.
Kuncinya adalah buffer waktu.
Jangan membuat jadwal seolah setiap perjalanan pasti berlangsung persis seperti perkiraan Google Maps.
Apalagi ada perjalanan lintas perbatasan.
Traveling bersama anak memang punya ritme sendiri.
Ada waktu makan.
Ada toilet.
Ada momen tiba-tiba lapar.
Ada juga momen ketika mereka sudah tidak tertarik dengan itinerary sebagus apa pun yang kita buat.
Itu normal.
Karena itu, beberapa hal sederhana berikut bisa sangat membantu.
Kalau event menjadi aktivitas utama hari itu, cukup pilih satu atau dua aktivitas sebelumnya.
Anak masih punya energi.
Orang tua juga tidak terlalu lelah.
Semua bisa menikmati acara dengan lebih santai.
Event bisa mengalami perubahan.
Karena itu, sebelum datang periksa kembali:
Cek beberapa hari sebelum keberangkatan, lalu cek sekali lagi pada hari acara.
Lima menit mengecek informasi bisa menyelamatkan perjalanan satu hari.
Bawa payung lipat.
Gunakan pakaian yang nyaman.
Simpan air minum di tas.
Kalau membawa anak kecil, pakaian cadangan juga tidak ada salahnya.
Dan yang paling penting, jangan terlalu kaku dengan itinerary.
Kalau cuaca berubah, ubah rencana.
Tidak apa-apa.
Ini salah satu hal yang sering dilupakan saat family trip.
Kita sudah jauh-jauh datang, lalu rasanya sayang kalau siang hari kembali ke hotel.
Padahal satu atau dua jam istirahat bisa membuat suasana malam jauh lebih menyenangkan.
Anak bangun lebih segar.
Orang tua juga punya waktu duduk sebentar.
Setelah itu baru lanjut lagi.
Ini semakin penting kalau perjalanan melibatkan Singapore dan Johor Bahru.
Misalnya itinerary Anda:
Singapore → Johor Bahru → hotel → wisata → event.
Hitung jumlah orang.
Berapa koper?
Ada stroller?
Ada orang tua atau lansia?
Jam berapa event dimulai?
Setelah event mau kembali ke hotel atau langsung ke Singapore?
Pertanyaan sederhana seperti ini sebaiknya dijawab sebelum hari keberangkatan.
Bisa.
Banyak traveler memang menggabungkan Singapore dan Johor Bahru dalam satu perjalanan.
Tapi kalau ada event dengan jadwal tertentu, jangan membuat waktu keberangkatan terlalu mepet.
Perjalanan lintas perbatasan berbeda dengan perjalanan dari satu mall ke mall lainnya.
Ada faktor yang tidak selalu bisa kita kontrol.
Jadi berikan buffer.
Lebih baik sampai sedikit lebih awal dan punya waktu makan daripada tiba dengan anak yang lapar sementara acara sudah dimulai.
Kalau event selesai cukup malam, kami lebih suka opsi menginap—terutama untuk keluarga dengan anak.
Day trip bisa dipertimbangkan kalau:
Menginap lebih santai kalau:
Untuk keluarga, 2 hari 1 malam di Johor Bahru sering terasa jauh lebih santai dibanding mencoba memasukkan semuanya dalam satu hari.
Ini bagian yang sering terlihat sepele saat membuat itinerary.
Sampai hari perjalanan tiba.
Dua anak.
Satu stroller.
Tiga koper.
Tas anak.
Tas orang tua.
Shopping bag.
Tiba-tiba berpindah kendaraan bukan lagi perkara sederhana.
Karena itu, sebagian keluarga memilih private transfer Singapore–Johor Bahru agar perjalanan lebih praktis dan tidak terlalu banyak berpindah kendaraan.
Bukan berarti semua keluarga harus menggunakan private transfer.
Namun kalau membawa anak kecil, orang tua, atau banyak barang, kenyamanan seperti ini memang layak masuk perhitungan.
Kalau masih bingung mulai dari mana, pakai urutan sederhana ini:
Satu hal yang sering membuat itinerary jauh lebih nyaman adalah berani mengatakan “cukup”.
Tidak semua tempat harus dikunjungi dalam satu perjalanan.
Johor Bahru masih ada.
Bisa datang lagi.

Kalau perjalanan keluarga Anda dimulai dari Singapore lalu dilanjutkan ke Johor Bahru, sebaiknya transportasi disusun bersamaan dengan itinerary.
Terutama kalau membawa anak, orang tua, stroller, koper, atau bepergian dalam rombongan.
Travelincheck melayani private transfer Singapore–Johor Bahru dengan kendaraan dan sopir, sehingga perjalanan bisa disesuaikan dengan kebutuhan keluarga.
Belum tahu kendaraan atau jadwal yang paling sesuai?
Tidak masalah.
Ceritakan dulu rencana perjalanan Anda, jumlah penumpang, jumlah koper, dan itinerary yang sedang dipertimbangkan.
WhatsApp Travelincheck: 0822 8822 2920
Beberapa event yang bisa masuk itinerary adalah Keretapi Sarong pada 16 September 2026 dan Dive Into Bando JB: Seni Bersiri pada 19 September 2026. Sebelum datang, cek kembali jadwal dan lokasi terbaru karena detail penyelenggaraan dapat berubah.
Keretapi Sarong 2026 dijadwalkan berlangsung pada 16 September 2026, bertepatan dengan Hari Malaysia. Johor Bahru termasuk salah satu lokasi yang tercantum dalam penyelenggaraan tersebut.
Bisa. Namun pertimbangkan usia anak, durasi acara, kepadatan pengunjung, lokasi, cuaca, dan jam kegiatan. Jangan lupa menyediakan waktu istirahat agar anak tidak sudah kelelahan sebelum event dimulai.
September menarik untuk traveler yang ingin menggabungkan wisata keluarga dengan pengalaman budaya. Momentum Hari Malaysia pada 16 September juga membuat pertengahan bulan menjadi periode yang menarik untuk melihat agenda lokal.
Untuk perjalanan singkat, 2 hari 1 malam sudah cukup untuk menikmati beberapa aktivitas tanpa terlalu terburu-buru. Kalau ingin menjelajahi wilayah Johor lebih jauh, sebaiknya tambahkan waktu perjalanan.
Bisa. Namun jangan membuat jadwal terlalu mepet. Berikan buffer untuk perjalanan dan proses lintas perbatasan. Jika event selesai malam atau membawa anak kecil, menginap di Johor Bahru bisa terasa lebih santai.
Day trip cocok untuk itinerary sederhana. Kalau membawa anak atau event berlangsung hingga malam, menginap biasanya memberi perjalanan yang lebih santai karena keluarga tidak harus langsung mengejar perjalanan pulang.
Ada beberapa pilihan perjalanan antara Singapore dan Johor Bahru. Untuk keluarga yang membawa anak, lansia, stroller, atau banyak koper, kendaraan private dengan sopir bisa dipertimbangkan karena perjalanan menjadi lebih praktis dan kebutuhan berpindah kendaraan dapat dikurangi.
Pada akhirnya, liburan keluarga bukan tentang berapa banyak tempat yang berhasil kita centang dari itinerary.
Kadang justru momen yang tidak terlalu direncanakan yang paling lama diingat.
Anak melihat orang-orang memakai sarong warna-warni.
Mendengar musik yang belum pernah mereka dengar.
Berjalan di kawasan heritage sambil mencari makan.
Atau sekadar duduk bersama setelah seharian jalan-jalan dan membicarakan apa yang mereka lihat.
Kalau Anda berada di Johor Bahru pada September 2026, Keretapi Sarong pada 16 September dan Dive Into Bando JB: Seni Bersiri pada 19 September bisa menjadi alasan untuk melihat Johor Bahru dari sisi yang sedikit berbeda.
Tidak harus datang ke semua event.
Tidak harus mengunjungi semua tempat.
Pilih yang paling cocok untuk keluarga, sisakan waktu untuk istirahat, dan nikmati perjalanannya.
Karena family trip yang menyenangkan bukan itinerary yang paling penuh.
Tapi perjalanan yang masih membuat semua orang tersenyum ketika hari selesai.
Jika perjalanan Anda dimulai dari Singapore dan ingin melanjutkan ke Johor Bahru, Travelincheck dapat membantu kebutuhan private transfer Singapore–Johor Bahru dengan sopir.
Konsultasi perjalanan dan transportasi:
WhatsApp Travelincheck: 0822 8822 2920
Saat ini belum ada komentar