Kalau sudah beberapa kali liburan ke Singapore, biasanya ada satu momen ketika kita mulai bingung sendiri. “Kali ini mau ke mana lagi, ya?” Merlion sudah pernah. Marina Bay sudah. Orchard Road mungkin malah sudah hafal. Sentosa pun bisa jadi sudah masuk itinerary dua atau tiga kali. Akhirnya kita mulai merasa Singapore ya itu-itu saja. Padahal […]
expand_circle_right Selengkapnya
Kalau liburan ke Kuala Lumpur, biasanya itinerary kita hampir mirip. Foto di depan Petronas Twin Towers, jalan-jalan ke Bukit Bintang, mampir ke Batu Caves, lalu malamnya cari makan di sekitar Jalan Alor. Tidak ada yang salah dengan tempat-tempat itu. Bahkan untuk kunjungan pertama ke Kuala Lumpur, rasanya memang sayang kalau dilewatkan. Tapi setelah beberapa kali […]
expand_circle_right Selengkapnya
Kalau liburan ke Genting Highlands bersama keluarga, biasanya ada satu godaan yang cukup sulit ditolak: ingin memasukkan sebanyak mungkin tempat ke itinerary. Pagi berangkat dari Kuala Lumpur, mampir sightseeing, lanjut theme park, shopping, cari makan, lalu malamnya kembali lagi ke hotel. Di atas kertas kelihatannya seru. Tapi begitu perjalanan dimulai—apalagi kalau membawa anak—ceritanya sering berbeda. […]
expand_circle_right Selengkapnya
Liburan ke Singapore lalu lanjut ke Malaysia dalam satu trip memang terdengar menyenangkan. Beberapa hari menikmati Singapore, setelah itu pindah ke Johor Bahru untuk melanjutkan liburan bersama keluarga. Saat masih menyusun itinerary, semuanya kelihatan simpel. Sampai akhirnya mulai menghitung barang bawaan. Empat koper besar. Dua cabin bag. Stroller. Tas anak. Belum lagi kalau setelah beberapa […]
expand_circle_right Selengkapnya
Mengajak orang tua liburan ke Singapore rasanya memang beda. Kalau dulu kita jalan-jalan sendiri, mungkin tidak masalah keluar hotel pagi-pagi, pindah dari satu tempat ke tempat lain, lalu baru kembali malam. Capek sedikit masih bisa dipaksakan. Tapi saat yang ikut adalah ayah dan ibu, cara kita melihat itinerary biasanya berubah. Kita mulai berpikir: “Jalannya jauh […]
expand_circle_right Selengkapnya
“Ah, dari hotel ke bandara cuma sekitar 20 kilometer. Nanti waktu berangkatnya nggak perlu terlalu awal.” Kalimat seperti ini terdengar masuk akal. Apalagi setelah melihat Maps dan ternyata jaraknya memang tidak terlalu jauh. Tapi kalau sedang liburan bersama keluarga, kenyataannya sering tidak sesederhana itu. Jam keberangkatan sudah dekat, tetapi masih ada satu anak yang belum […]
expand_circle_right Selengkapnya
Kalau sudah liburan ke Malaysia, godaannya memang besar untuk sekalian pergi ke beberapa kota. Sudah sampai Kuala Lumpur, rasanya sayang kalau tidak naik ke Genting Highlands. Lalu mulai lihat-lihat itinerary orang lain, ternyata Melaka juga menarik. Akhirnya muncul kalimat yang sangat familiar: “Sekalian saja, kan masih di Malaysia.” Nah, dari sinilah itinerary biasanya mulai penuh. […]
expand_circle_right Selengkapnya
Pesawat baru saja mendarat di Bandara. Anak-anak mulai bertanya kapan sampai hotel, koper masih harus diambil, dan Anda melihat jam: ternyata masih pagi. Masalahnya, hotel baru bisa check-in beberapa jam lagi. Situasi seperti ini sering bikin keluarga bingung saat liburan ke Singapore atau Kuala Lumpur. Ke hotel dulu atau langsung jalan-jalan? Kalau ke hotel, belum […]
expand_circle_right Selengkapnya
Ada satu hal yang sering baru terasa setelah beberapa jam shopping di Singapore. Pagi keluar dari hotel masih santai. Tangan kosong, anak-anak masih semangat, dan rencana hari itu terlihat sederhana: mampir ke Orchard, cari oleh-oleh, makan siang, lanjut ke tempat lain. Lalu satu shopping bag muncul. Tak lama jadi tiga. Sore hari, masing-masing anggota keluarga […]
expand_circle_right Selengkapnya
Baru mendarat di KLIA, anak-anak masih semangat, koper sudah lengkap, dan waktu masih panjang. Rasanya sayang kalau hari pertama di Kuala Lumpur cuma dipakai untuk masuk hotel lalu istirahat. Apalagi kalau pesawat tiba pagi atau menjelang siang. Biasanya mulai muncul pertanyaan: “Kalau dari KLIA ke hotel dulu, setelah itu masih sempat jalan-jalan nggak?” Jawabannya: bisa […]
expand_circle_right Selengkapnya
Memilih transportasi liburan dengan anak dan banyak koper sebaiknya tidak dilakukan hanya dengan melihat jumlah kursi. Kalimat seperti: “Kami berenam, berarti cari mobil yang muat enam orang.” terdengar masuk akal. Tapi bagaimana kalau enam orang itu datang membawa lima koper besar, dua cabin luggage, satu stroller, dan beberapa tas kecil? Nah, situasinya langsung berbeda. Kendaraannya […]
expand_circle_right Selengkapnya
Beberapa hari menjelang keberangkatan, sering muncul satu pertanyaan yang tadinya terasa sepele: “Nanti transportasi di Singapore bagaimana, ya? Perlu dipesan dari Indonesia atau urus setelah sampai saja?” Kalau bepergian sendiri, pertanyaan ini mungkin tidak terlalu membuat pusing. Rencana berubah sedikit pun masih mudah menyesuaikan. Tapi coba situasinya berbeda. Pergi berempat atau berenam. Ada anak yang […]
expand_circle_right Selengkapnya