Transit malam di bandara sering terlihat mudah saat kita masih menyusun itinerary. “Ah, cuma transit 8 jam.” Tapi situasinya bisa terasa sangat berbeda ketika pesawat benar-benar mendarat hampir tengah malam. Anak sudah mulai mengantuk, orang tua juga lelah, koper masih harus diperhatikan, sementara penerbangan berikutnya baru berangkat pagi. Di titik ini biasanya muncul pertanyaan: Lebih […]
expand_circle_right Selengkapnya
Punya waktu satu hari penuh di Kuala Lumpur kadang justru bikin bingung. Mau ke Batu Caves. Mau foto di KLCC. Anak-anak ingin ke Genting. Belum lagi kalau ada agenda makan, belanja, atau sekadar ingin menikmati Kuala Lumpur tanpa terus-terusan melihat jam. Lalu muncul pertanyaan yang cukup penting: Kalau sewa mobil + sopir di Kuala Lumpur […]
expand_circle_right Selengkapnya
Kalau melihat Singapore di peta, semuanya memang terlihat dekat. Merlion ingin didatangi. Gardens by the Bay rasanya sayang dilewatkan. Anak-anak mungkin sudah membicarakan Sentosa sejak masih di Indonesia. Lalu orang tua ingin mampir Chinatown, sementara yang lain masih punya wishlist belanja di Orchard Road. Akhirnya satu hari penuh dengan daftar tempat. Masalahnya, begitu perjalanan dimulai, […]
expand_circle_right Selengkapnya
Punya layover 8 jam? Kalau melihat angka di tiket, rasanya panjang sekali. Pikiran pun mulai ke mana-mana. “Daripada delapan jam cuma duduk di bandara, kenapa nggak keluar sebentar?” Apalagi kalau transitnya di Singapore atau Kuala Lumpur. Rasanya sayang kalau sudah sampai di sana tetapi tidak sekalian makan enak, melihat kota, atau mengajak anak jalan-jalan sebentar […]
expand_circle_right Selengkapnya
Kalau baru pertama kali liburan ke Kuala Lumpur, biasanya masalahnya bukan kekurangan tempat wisata. Justru sebaliknya. Daftar tempat yang ingin dikunjungi sering kali terlalu panjang. Batu Caves ingin masuk. Petronas Twin Towers rasanya wajib. Dataran Merdeka menarik untuk foto keluarga. Central Market dan Chinatown sayang dilewatkan. Belum lagi Bukit Bintang yang suasananya semakin hidup menjelang […]
expand_circle_right Selengkapnya
“Ah, dari hotel ke bandara cuma sekitar 20 kilometer. Nanti waktu berangkatnya nggak perlu terlalu awal.” Kalimat seperti ini terdengar masuk akal. Apalagi setelah melihat Maps dan ternyata jaraknya memang tidak terlalu jauh. Tapi kalau sedang liburan bersama keluarga, kenyataannya sering tidak sesederhana itu. Jam keberangkatan sudah dekat, tetapi masih ada satu anak yang belum […]
expand_circle_right Selengkapnya
Liburan ke Kuala Lumpur lalu lanjut ke Singapore dalam satu perjalanan memang menggoda. Sekali jalan, keluarga bisa menikmati dua negara dengan suasana yang benar-benar berbeda. Tapi begitu itinerary mulai disusun lebih detail, biasanya muncul satu pertanyaan: Dari Kuala Lumpur ke Singapore enaknya naik apa? Pertanyaan ini terasa makin penting kalau yang ikut bukan cuma dua […]
expand_circle_right Selengkapnya
Liburan ke Singapore bersama keluarga kadang membuat kita berpikir, “Sekalian ke Malaysia, yuk.” Apalagi kalau melihat Johor Bahru yang posisinya memang dekat dari Singapore. Rasanya menarik bisa menikmati dua negara dalam satu perjalanan, terutama kalau waktu liburan cukup panjang. Tapi begitu membawa anak, rencana yang awalnya terdengar sederhana biasanya mulai memunculkan banyak pertanyaan. Paspor anak […]
expand_circle_right Selengkapnya
Ada satu kebiasaan yang sering muncul saat merencanakan liburan ke Kuala Lumpur: ingin memasukkan sebanyak mungkin tempat ke dalam itinerary. Pagi ke sini, siang pindah ke sana, sore mengejar tempat lain, malam masih ada dua destinasi lagi. Di atas kertas memang terlihat seru. Rasanya sayang sudah jauh-jauh ke Malaysia kalau hanya mengunjungi beberapa tempat dalam […]
expand_circle_right Selengkapnya
Ada sesuatu yang menyenangkan dari liburan berdua. Tidak perlu terlalu banyak kompromi soal jadwal. Mau bangun sedikit lebih siang, bisa. Tiba-tiba ingin berhenti karena menemukan cafe menarik, juga tidak masalah. Bahkan kalau satu destinasi akhirnya dicoret karena terlalu nyaman ngobrol sambil makan, rasanya juga bukan masalah besar. Kuala Lumpur cocok untuk tipe perjalanan seperti ini. […]
expand_circle_right Selengkapnya
Kalau menyebut liburan keluarga ke Johor Bahru, biasanya ada satu nama yang langsung muncul di kepala: LEGOLAND Malaysia. Apalagi kalau membawa anak. Rasanya LEGOLAND sudah seperti destinasi wajib—bahkan kadang menjadi alasan utama keluarga memilih mampir ke Johor Bahru setelah liburan di Singapore. Tapi setelah LEGOLAND, lalu ke mana? Pertanyaan ini cukup menarik karena Johor Bahru […]
expand_circle_right Selengkapnya
Johor Bahru punya wajah yang berbeda ketika matahari mulai turun. Kalau siang hari identik dengan shopping, theme park, dan berpindah dari satu destinasi ke destinasi lain, malam di JB justru terasa lebih santai. Lampu kota mulai menyala, kawasan kuliner semakin ramai, dan beberapa pasar malam baru benar-benar hidup setelah sore. Buat keluarga Indonesia, wisata malam […]
expand_circle_right Selengkapnya