menu expand_more
language
  • English
  • Indonesia
search
close

Whatsapp
082288222920

Kantor Kami
Harmoni Travel Sej..

Beranda » Singapore » Singapore Events » Hungry Ghost Festival Singapore 2026: Tradisi Unik yang Bisa Disaksikan

Hungry Ghost Festival Singapore 2026: Tradisi Unik yang Bisa Disaksikan

  • account_circle
  • calendar_month 27 July 2026
  • visibility 13
  • comment 0 komentar

Ingin Melihat Sisi Singapore yang Berbeda? Jangan Lewatkan Hungry Ghost Festival 2026

Kalau biasanya Singapore identik dengan Marina Bay Sands, Universal Studios, atau Orchard Road, ternyata ada sisi lain yang tak kalah menarik untuk dijelajahi. Di balik gemerlap kota modern ini, masih ada tradisi turun-temurun yang tetap dijaga hingga sekarang. Salah satunya adalah Hungry Ghost Festival.

Jika Anda berlibur ke Singapore sekitar Agustus hingga September 2026, kemungkinan besar akan menjumpai suasana yang berbeda dari biasanya. Saat malam tiba, beberapa kawasan dipenuhi panggung hiburan, pertunjukan musik, aroma dupa, hingga berbagai persembahan yang tersusun rapi di pinggir jalan. Bagi wisatawan yang baru pertama kali melihatnya, pengalaman ini pasti terasa unik dan meninggalkan kesan tersendiri.

Yang menarik, festival ini bukan sekadar tontonan. Di balik setiap ritual dan pertunjukannya, tersimpan cerita tentang penghormatan kepada leluhur, rasa syukur, serta nilai kekeluargaan yang masih dijaga oleh masyarakat Tionghoa di Singapore.

Kalau Anda datang bersama keluarga, menyaksikan Hungry Ghost Festival bisa menjadi pengalaman yang berbeda dari sekadar mengunjungi tempat wisata populer. Anak-anak juga bisa belajar mengenal budaya negara lain secara langsung, sehingga liburan terasa lebih bermakna.

Agar perjalanan semakin nyaman, banyak keluarga Indonesia memilih menggunakan private charter selama berada di Singapore. Selain lebih fleksibel, Anda bisa mengatur sendiri rute perjalanan, mampir ke beberapa lokasi festival, lalu melanjutkan wisata kuliner atau destinasi favorit tanpa terburu-buru mengejar jadwal transportasi.


Apa Itu Hungry Ghost Festival Singapore 2026?

Hungry Ghost Festival Singapore 2026 merupakan salah satu perayaan budaya masyarakat Tionghoa yang diperkirakan berlangsung sekitar Agustus hingga September 2026, mengikuti kalender lunar.

Selama periode ini, masyarakat melakukan berbagai tradisi untuk menghormati leluhur, seperti menyiapkan persembahan makanan, membakar dupa dan kertas sembahyang, hingga menggelar pertunjukan seni seperti Getai dan opera tradisional.

Bagi wisatawan, festival ini menjadi kesempatan langka untuk melihat kehidupan budaya masyarakat Singapore dari sisi yang mungkin belum pernah mereka temui sebelumnya. Selama menjaga sikap dan menghormati adat setempat, siapa pun dapat menyaksikan kemeriahan festival ini.


Mengapa Hungry Ghost Festival Layak Masuk Itinerary Liburan?

Banyak orang datang ke Singapore untuk berbelanja atau mengunjungi taman hiburan. Padahal, jika waktu kunjungannya bertepatan dengan Hungry Ghost Festival, Anda bisa mendapatkan pengalaman yang jauh lebih berkesan.

Suasananya terasa sangat berbeda. Ketika malam mulai turun, beberapa sudut kota berubah menjadi lebih hidup. Musik mulai terdengar dari panggung Getai, lampu-lampu menyala, masyarakat berkumpul, dan berbagai pertunjukan budaya berlangsung hingga malam.

Inilah momen ketika Anda bisa melihat Singapore dari sisi yang lebih autentik. Bukan hanya sebagai kota modern, tetapi juga sebagai negara yang tetap menjaga tradisi dan keberagaman budayanya.

Bagi keluarga Indonesia, pengalaman seperti ini sering kali menjadi cerita yang paling diingat setelah pulang liburan.


Apa Itu Hungry Ghost Festival?

Tradisi persembahan Hungry Ghost Festival Singapore

Hungry Ghost Festival adalah tradisi tahunan yang dirayakan oleh sebagian masyarakat Tionghoa pada bulan ketujuh kalender lunar. Dalam kepercayaan yang berkembang, bulan ini dipercaya sebagai waktu ketika arwah leluhur dan roh-roh yang tidak memiliki keluarga dapat “berkunjung” ke dunia manusia.

Sebagai bentuk penghormatan, masyarakat menyiapkan berbagai persembahan seperti makanan, buah-buahan, minuman, bunga, serta membakar kertas sembahyang yang dipercaya melambangkan kebutuhan bagi para leluhur.

Meski terdengar mistis bagi sebagian orang, suasana festival justru lebih mencerminkan rasa hormat, kebersamaan, dan kepedulian terhadap tradisi yang diwariskan dari generasi ke generasi.


Sejarah Singkat Hungry Ghost Festival

Tradisi ini telah berlangsung selama ratusan tahun dan berasal dari perpaduan ajaran Buddha serta Taoisme.

Seiring berjalannya waktu, Hungry Ghost Festival berkembang menjadi bagian penting dari kehidupan masyarakat Tionghoa, termasuk di Singapore. Selain ritual keagamaan, festival ini juga menghadirkan berbagai pertunjukan seni sebagai bentuk pelestarian budaya.

Karena itulah, Anda akan menemukan panggung Getai, opera tradisional, hingga berbagai acara komunitas di banyak kawasan selama festival berlangsung.

Bagi wisatawan, inilah kesempatan untuk melihat bagaimana tradisi lama tetap hidup di tengah kota modern seperti Singapore.


Mengapa Disebut Hungry Ghost Festival?

Nama Hungry Ghost Festival berasal dari kepercayaan mengenai “roh-roh lapar”, yaitu arwah yang dipercaya belum memperoleh penghormatan atau persembahan dari keluarganya.

Untuk itulah masyarakat menyiapkan berbagai persembahan sebagai simbol doa, penghormatan, dan bakti kepada leluhur.

Meskipun istilah “ghost” atau “hantu” terdengar menyeramkan, suasana festival sebenarnya jauh dari kesan horor. Yang Anda lihat justru adalah pertunjukan budaya, kegiatan masyarakat, serta tradisi yang dijalankan dengan penuh rasa hormat.


Makna Festival bagi Masyarakat Tionghoa

Di balik kemeriahannya, Hungry Ghost Festival mengajarkan nilai-nilai yang sangat dekat dengan kehidupan sehari-hari, seperti menghormati orang tua, mengenang jasa leluhur, serta menjaga hubungan antargenerasi.

Itulah sebabnya festival ini masih terus dilestarikan hingga sekarang. Tradisi ini bukan hanya tentang ritual, tetapi juga menjadi momen berkumpul bagi keluarga dan komunitas.

Sebagai wisatawan, memahami makna tersebut akan membuat pengalaman berkunjung terasa lebih berkesan. Anda tidak hanya menikmati pertunjukan yang menarik, tetapi juga belajar menghargai budaya yang menjadi bagian dari identitas masyarakat Singapore.

Kapan Hungry Ghost Festival Singapore 2026?

Karena mengikuti kalender lunar, tanggal Hungry Ghost Festival selalu berubah setiap tahunnya. Untuk tahun 2026, festival diperkirakan berlangsung sekitar Agustus hingga September, dengan berbagai kegiatan budaya yang tersebar selama beberapa minggu.

Menjelang sore hingga malam hari, beberapa kawasan di Singapore mulai ramai dengan panggung Getai, opera tradisional, serta berbagai ritual yang bisa disaksikan wisatawan dari area yang diperbolehkan.

Jika Anda memang ingin menikmati festival ini, sebaiknya sisihkan satu hari khusus dalam itinerary. Dengan begitu, Anda punya waktu lebih leluasa untuk menikmati suasana tanpa harus terburu-buru berpindah ke destinasi lain.


Berapa Lama Festival Berlangsung?

Secara keseluruhan, Hungry Ghost Festival berlangsung sekitar satu bulan menurut kalender lunar.

Meski demikian, setiap komunitas memiliki jadwal kegiatan yang berbeda. Artinya, pertunjukan di Chinatown bisa berlangsung pada hari yang berbeda dengan kawasan Geylang atau Toa Payoh.

Karena itulah, sedikit riset sebelum berangkat akan membantu Anda menentukan lokasi dan waktu terbaik untuk berkunjung.


Waktu Terbaik untuk Menikmati Festival

Kalau ingin merasakan atmosfer Hungry Ghost Festival secara maksimal, datanglah menjelang sore hingga malam hari.

Pada waktu inilah pertunjukan Getai mulai berlangsung, lampu-lampu panggung menyala, dan suasana festival terasa semakin hidup. Cahaya malam yang berpadu dengan dekorasi khas juga membuat pengalaman berjalan-jalan di kawasan festival menjadi lebih berkesan, terutama jika Anda datang bersama keluarga.

Mengapa Hungry Ghost Festival Menarik bagi Wisatawan Indonesia?

Banyak orang pulang dari Singapore membawa cerita tentang belanja atau kuliner. Namun, tidak banyak yang bisa mengatakan bahwa mereka pernah menyaksikan salah satu tradisi budaya paling unik di negara tersebut.

Hungry Ghost Festival menawarkan pengalaman yang berbeda. Anda bisa melihat langsung bagaimana masyarakat lokal tetap menjaga warisan budaya di tengah kehidupan kota yang modern.

Bagi keluarga Indonesia, pengalaman seperti ini bukan hanya menambah koleksi foto liburan, tetapi juga menjadi kesempatan untuk mengenalkan anak-anak pada keberagaman budaya Asia dengan cara yang menyenangkan.

Pada bagian berikutnya, kita akan membahas lokasi-lokasi terbaik untuk menyaksikan Hungry Ghost Festival di Singapore, tradisi unik yang bisa Anda lihat secara langsung, serta beberapa etika sederhana yang sebaiknya diketahui sebelum berkunjung.

Lokasi Terbaik Menyaksikan Hungry Ghost Festival di Singapore

Kalau Anda berencana datang ke Singapore saat Hungry Ghost Festival, satu hal yang perlu diketahui adalah festival ini tidak hanya berlangsung di satu tempat. Justru, keseruannya tersebar di berbagai kawasan yang memiliki komunitas Tionghoa cukup besar.

Masing-masing lokasi punya suasana yang berbeda. Ada yang dipenuhi panggung hiburan, ada yang lebih terasa khidmat karena banyak ritual keagamaan, dan ada juga yang menawarkan perpaduan keduanya. Itulah yang membuat festival ini menarik untuk dijelajahi.

Kalau waktu liburan Anda terbatas, berikut beberapa lokasi yang paling direkomendasikan.

Chinatown, Jantung Perayaan Budaya Tionghoa di Singapore

Kalau ini adalah kunjungan pertama Anda ke Hungry Ghost Festival, Chinatown adalah tempat yang paling tepat untuk memulai.

Begitu memasuki kawasan ini, Anda akan langsung merasakan atmosfer yang berbeda. Saat sore menjelang malam, jalanan mulai ramai, aroma dupa perlahan memenuhi udara, sementara di beberapa sudut sudah terlihat masyarakat yang menyiapkan persembahan maupun panggung pertunjukan.

Yang menyenangkan, setelah menikmati suasana festival Anda tidak perlu buru-buru pulang. Masih banyak tempat menarik yang bisa dikunjungi dalam jarak berjalan kaki, seperti Buddha Tooth Relic Temple, Chinatown Street Market, hingga Maxwell Food Centre yang terkenal dengan aneka kuliner lokalnya.

Karena aksesnya mudah dan pilihan wisatanya lengkap, Chinatown sering menjadi favorit wisatawan Indonesia yang ingin merasakan pengalaman budaya sekaligus menikmati sisi klasik Singapore.


Geylang, Melihat Festival dari Sisi Kehidupan Lokal

Kalau ingin melihat suasana yang terasa lebih dekat dengan kehidupan masyarakat Singapore, cobalah mampir ke Geylang.

Di luar musim festival, kawasan ini dikenal sebagai salah satu surga kuliner. Namun ketika Hungry Ghost Festival berlangsung, beberapa area berubah menjadi tempat berbagai pertunjukan budaya dan kegiatan komunitas.

Suasananya memang tidak seramai Chinatown, tetapi justru di sinilah Anda bisa melihat bagaimana tradisi dijalankan secara alami oleh masyarakat setempat.


Toa Payoh, Suasana yang Lebih Tenang

Berbeda dengan kawasan wisata, Toa Payoh menawarkan pengalaman yang lebih santai.

Festival tetap berlangsung, tetapi suasananya terasa lebih sederhana. Anda mungkin akan menemukan panggung Getai berukuran lebih kecil atau melihat warga sekitar berkumpul menikmati pertunjukan sambil berbincang dengan tetangga.

Bagi wisatawan yang ingin melihat sisi autentik kehidupan masyarakat Singapore, kawasan ini memberikan pengalaman yang berbeda.


Ang Mo Kio

Ang Mo Kio juga menjadi salah satu kawasan yang cukup aktif selama Hungry Ghost Festival.

Di beberapa area, Anda dapat menemukan panggung hiburan, ritual persembahan, hingga berbagai kegiatan komunitas yang berlangsung hampir setiap malam selama periode festival.

Karena pengunjungnya didominasi warga lokal, suasana yang terasa pun lebih alami dan jauh dari kesan atraksi wisata.


Bedok

Jika Anda menginap di bagian timur Singapore, Bedok juga layak dipertimbangkan.

Meski skalanya tidak sebesar Chinatown, festival di kawasan ini tetap menarik untuk disaksikan. Keramaiannya lebih nyaman sehingga cocok bagi keluarga yang membawa anak kecil atau lansia.

Kadang justru di tempat seperti inilah Anda bisa menikmati festival dengan lebih santai tanpa harus berdesakan.


Tradisi Unik yang Bisa Disaksikan

Salah satu alasan banyak wisatawan tertarik datang saat Hungry Ghost Festival adalah karena tradisinya sangat berbeda dengan festival-festival lain di Asia.

Mungkin pada awalnya Anda akan bertanya-tanya mengapa ada meja berisi makanan di pinggir jalan, mengapa beberapa kursi sengaja dibiarkan kosong, atau mengapa ada pertunjukan musik di tengah kawasan permukiman.

Semuanya ternyata memiliki makna tersendiri.

Pertunjukan Getai yang Selalu Ramai Penonton

Kalau ada satu atraksi yang paling dinantikan saat Hungry Ghost Festival, jawabannya adalah Getai.

Getai adalah pertunjukan hiburan yang memadukan musik, tarian, pembawa acara yang atraktif, hingga tata cahaya yang meriah. Suasananya mirip konser kecil di ruang terbuka, sehingga banyak wisatawan yang sengaja datang hanya untuk menikmati pertunjukan ini.

Hal yang cukup unik, Anda mungkin melihat beberapa kursi di barisan paling depan tidak ditempati siapa pun. Dalam tradisi masyarakat setempat, kursi tersebut sengaja dibiarkan kosong sebagai bentuk penghormatan kepada arwah.

Karena itu, sebaiknya pilih tempat duduk bersama penonton lainnya dan hindari menggunakan kursi yang memang tidak diperuntukkan bagi pengunjung.


Opera Tradisional yang Masih Dilestarikan

Selain Getai, beberapa lokasi juga menampilkan opera tradisional Tionghoa.

Meskipun Anda mungkin tidak memahami bahasa yang digunakan, pertunjukan ini tetap menarik untuk dinikmati. Kostumnya penuh warna, tata rias para pemain sangat khas, sementara alunan musik tradisionalnya menghadirkan suasana yang berbeda dari pertunjukan modern.

Banyak wisatawan justru menghabiskan waktu beberapa menit untuk menikmati pertunjukan ini sambil mengambil foto dari area yang diperbolehkan.


Persembahan Makanan yang Sarat Makna

Saat berjalan di sekitar lokasi festival, Anda akan melihat meja-meja kecil berisi buah-buahan, makanan, minuman, hingga bunga.

Semua itu merupakan persembahan yang disiapkan sebagai bentuk penghormatan kepada leluhur.

Bagi wisatawan, pemandangan seperti ini mungkin terasa tidak biasa. Namun justru di sinilah Anda bisa melihat bagaimana tradisi lama masih dijaga dengan penuh rasa hormat oleh masyarakat Singapore.

Jika menemukannya di pinggir jalan, cukup lihat dari kejauhan dan jangan menyentuh atau memindahkan benda-benda tersebut.


Pembakaran Kertas Persembahan

Tradisi lain yang hampir selalu terlihat adalah pembakaran kertas sembahyang.

Asap yang mengepul dari tempat pembakaran sering menjadi bagian dari suasana Hungry Ghost Festival. Masyarakat percaya bahwa kertas tersebut melambangkan berbagai kebutuhan yang dipersembahkan kepada leluhur.

Sebagai wisatawan, cukup menjaga jarak dan jangan melintas terlalu dekat saat ritual sedang berlangsung.


Ritual di Kelenteng

Beberapa kelenteng di Singapore juga menjadi pusat kegiatan selama Hungry Ghost Festival.

Suasananya jauh lebih tenang dibandingkan area pertunjukan Getai. Banyak masyarakat datang untuk berdoa, menyalakan dupa, dan memberikan persembahan.

Kalau Anda ingin berkunjung, luangkan waktu sejenak untuk mengamati suasana sekitar. Berjalan dengan tenang dan menjaga suara tetap pelan merupakan bentuk penghormatan yang sangat dihargai.

Etika yang Sebaiknya Diketahui Wisatawan

Etika wisatawan saat Hungry Ghost Festival Singapore

Menikmati festival budaya tentu berbeda dengan mengunjungi tempat wisata biasa. Ada beberapa kebiasaan lokal yang sebaiknya kita hormati agar pengalaman berkunjung tetap menyenangkan, baik bagi wisatawan maupun masyarakat setempat.

Beri Ruang bagi Masyarakat yang Sedang Beribadah

Kalau melihat seseorang sedang berdoa atau menyiapkan persembahan, usahakan tidak berdiri terlalu dekat atau menghalangi jalannya ritual.

Memberi sedikit ruang adalah bentuk penghormatan yang sederhana, tetapi sangat berarti.


Perhatikan Langkah Saat Berjalan

Karena persembahan kadang diletakkan di trotoar atau pinggir jalan, biasakan melihat ke bawah sebelum melangkah.

Menghindari menginjak persembahan merupakan salah satu bentuk menghormati tradisi masyarakat setempat.


Jangan Duduk di Kursi Barisan Depan Getai

Meski terlihat kosong, kursi di barisan paling depan biasanya memang sengaja tidak digunakan oleh penonton.

Kalau melihat kursi seperti itu, pilih saja tempat duduk lain. Selain lebih sopan, Anda juga ikut menghormati tradisi yang sudah berlangsung selama bertahun-tahun.


Ambil Foto dengan Bijak

Hungry Ghost Festival memang sangat fotogenik. Lampu-lampu panggung, dekorasi, hingga suasana malamnya membuat banyak orang ingin mengabadikannya.

Namun, hindari memotret terlalu dekat ketika masyarakat sedang berdoa atau melakukan ritual. Mengambil gambar dari jarak yang wajar biasanya sudah cukup untuk mendapatkan foto yang bagus tanpa mengganggu siapa pun.

Apakah Hungry Ghost Festival Cocok untuk Anak?

Banyak orang tua sempat ragu mengajak anak ke festival ini karena namanya mengandung kata “ghost”.

Padahal, suasananya jauh dari kesan menyeramkan.

Yang lebih banyak Anda lihat justru pertunjukan musik, opera tradisional, masyarakat yang berkumpul, serta berbagai aktivitas budaya yang berlangsung dengan tertib.

Kalau anak-anak sudah cukup besar untuk memahami penjelasan sederhana, festival ini bisa menjadi pengalaman yang sangat berharga. Mereka dapat belajar bahwa setiap negara memiliki budaya dan tradisinya masing-masing yang patut dihormati.

Tips Agar Kunjungan Lebih Nyaman

Supaya pengalaman menikmati Hungry Ghost Festival semakin menyenangkan, ada beberapa hal sederhana yang bisa Anda lakukan.

Datanglah menjelang sore agar masih sempat menikmati suasana sebelum pertunjukan malam dimulai. Gunakan pakaian yang nyaman karena cuaca Singapore cenderung hangat, serta pilih sepatu yang enak dipakai berjalan kaki.

Kalau bepergian bersama anak-anak atau orang tua, jangan lupa membawa air minum dan sisakan waktu istirahat di sela perjalanan.

Yang tidak kalah penting, jangan membuat itinerary terlalu padat. Hungry Ghost Festival paling nikmat dinikmati dengan santai. Berjalan pelan menyusuri kawasan festival, mencicipi kuliner lokal, lalu berhenti sejenak menikmati pertunjukan Getai sering kali justru menjadi momen yang paling berkesan selama liburan di Singapore.

Apabila Anda berencana mengunjungi beberapa kawasan seperti Chinatown, Geylang, dan Toa Payoh dalam satu hari, menyusun rute perjalanan sejak awal akan membuat waktu lebih efisien dan perjalanan bersama keluarga terasa jauh lebih nyaman.

Itinerary 1 Hari Menikmati Hungry Ghost Festival di Singapore

Kalau jadwal liburan Anda di Singapore hanya beberapa hari, tidak perlu khawatir. Anda tetap bisa menikmati suasana Hungry Ghost Festival tanpa harus mengorbankan destinasi wisata lainnya.

Yang penting bukan seberapa banyak tempat yang dikunjungi, tetapi bagaimana perjalanan terasa santai dan setiap momen bisa benar-benar dinikmati bersama keluarga.

Berikut contoh itinerary sederhana yang bisa menjadi inspirasi.

Pagi: Menjelajahi Pesona Chinatown

Awali hari dengan berjalan santai di Chinatown.

Kawasan ini selalu punya daya tarik tersendiri. Bangunan bergaya klasik, mural warna-warni, toko suvenir, hingga aroma makanan dari berbagai penjuru jalan membuat suasananya terasa hidup sejak pagi.

Sempatkan juga mampir ke Buddha Tooth Relic Temple. Meski bukan bagian dari Hungry Ghost Festival, kelenteng ini menjadi salah satu ikon budaya yang menarik untuk dikunjungi sebelum suasana festival mulai ramai pada sore hari.

Kalau membawa anak-anak, waktu pagi juga terasa lebih nyaman karena cuacanya belum terlalu panas dan kawasan belum dipadati pengunjung.


Siang: Saatnya Berburu Kuliner Lokal

Setelah puas berjalan kaki, tentu perut mulai meminta diisi.

Untungnya, Chinatown punya banyak pilihan kuliner yang sayang untuk dilewatkan. Salah satu yang paling terkenal adalah Maxwell Food Centre.

Di sini Anda bisa menikmati berbagai hidangan khas Singapore, mulai dari Hainanese Chicken Rice, fishball noodles, hingga aneka dessert yang cocok dinikmati saat cuaca sedang hangat.

Tidak perlu terburu-buru. Justru momen makan siang seperti ini sering menjadi waktu terbaik untuk beristirahat sebelum melanjutkan perjalanan.


Sore: Mulai Merasakan Suasana Festival

Menjelang sore, suasana Hungry Ghost Festival perlahan mulai terasa.

Di beberapa sudut jalan, masyarakat mulai menata meja persembahan, menyalakan dupa, dan mempersiapkan berbagai kegiatan yang akan berlangsung pada malam hari.

Kalau ini adalah pengalaman pertama Anda melihat festival ini, jangan buru-buru berpindah tempat.

Luangkan waktu beberapa menit untuk memperhatikan aktivitas masyarakat sekitar. Melihat bagaimana mereka menjaga tradisi turun-temurun sering kali menjadi pengalaman yang jauh lebih berkesan daripada sekadar mengambil foto.


Malam: Menikmati Meriahnya Pertunjukan Getai

Saat langit mulai gelap, festival benar-benar memasuki puncaknya.

Lampu panggung menyala, musik mulai terdengar, dan masyarakat berkumpul menikmati pertunjukan Getai.

Walaupun Anda tidak memahami seluruh isi pertunjukannya, suasana yang tercipta tetap sangat menyenangkan. Banyak wisatawan memilih duduk santai sambil menikmati pertunjukan, sementara anak-anak biasanya lebih tertarik melihat lampu panggung dan kemeriahan acaranya.

Inilah salah satu momen yang membuat Hungry Ghost Festival terasa begitu istimewa. Singapore yang biasanya identik dengan gedung-gedung modern mendadak berubah menjadi panggung budaya yang penuh cerita.

Tempat Wisata yang Bisa Dikunjungi Sekalian

Salah satu keuntungan menikmati Hungry Ghost Festival adalah lokasinya berada di kawasan yang dekat dengan berbagai destinasi populer.

Jadi, dalam satu hari Anda bisa menikmati festival sekaligus menjelajahi tempat-tempat menarik lainnya.

Buddha Tooth Relic Temple

Kelenteng ini hampir selalu menjadi destinasi pertama wisatawan yang datang ke Chinatown.

Selain arsitekturnya yang megah, suasana di dalamnya juga terasa tenang. Meski hanya singgah sebentar, tempat ini memberikan gambaran mengenai kekayaan budaya dan sejarah masyarakat Tionghoa di Singapore.


Maxwell Food Centre

Kalau ada satu tempat makan yang hampir selalu masuk rekomendasi wisatawan Indonesia, jawabannya adalah Maxwell Food Centre.

Pilihan makanannya sangat beragam dan harganya relatif ramah di kantong. Suasana hawker centre yang ramai juga memberikan pengalaman kuliner khas Singapore yang sulit ditemukan di tempat lain.


Chinatown Street Market

Sebelum meninggalkan Chinatown, sempatkan berjalan santai di Chinatown Street Market.

Mulai dari gantungan kunci, camilan khas, teh, hingga berbagai oleh-oleh bisa ditemukan di sini. Tidak sedikit wisatawan Indonesia yang akhirnya membeli oleh-oleh di kawasan ini karena pilihannya cukup lengkap.


Sri Mariamman Temple

Hanya beberapa menit berjalan kaki dari Chinatown, Anda akan menemukan Sri Mariamman Temple, kuil Hindu tertua di Singapore.

Keberadaannya menjadi bukti bagaimana berbagai budaya dan agama hidup berdampingan dengan harmonis di negara ini. Mengunjungi tempat ini juga membuat perjalanan terasa lebih berwarna karena Anda dapat melihat sisi lain dari keberagaman Singapore.


Clarke Quay

Kalau tenaga masih tersisa, tutup hari Anda dengan bersantai di Clarke Quay.

Duduk di tepi sungai sambil menikmati suasana malam setelah seharian berkeliling festival terasa menjadi penutup yang sempurna. Lampu-lampu kota yang memantul di permukaan air menciptakan suasana yang tenang dan menyenangkan.

Mengapa Private Charter Lebih Nyaman Saat Musim Festival?

Private charter Singapore untuk mengunjungi Hungry Ghost Festival

Kalau hanya mengunjungi satu tempat, mungkin perjalanan terasa cukup mudah.

Namun, kebanyakan wisatawan biasanya ingin sekalian mampir ke beberapa lokasi dalam satu hari. Misalnya, pagi di Chinatown, siang berburu kuliner, sore melihat ritual budaya, lalu malam menikmati pertunjukan Getai.

Perjalanan seperti ini tentu akan lebih nyaman jika Anda tidak perlu repot memikirkan perpindahan antar lokasi.

Bagi keluarga yang membawa anak kecil, orang tua, atau banyak barang belanjaan, kenyamanan sering kali menjadi prioritas utama. Dengan kendaraan pribadi dan sopir, Anda bisa lebih fokus menikmati perjalanan tanpa harus terburu-buru mengejar jadwal atau berjalan cukup jauh dari satu titik ke titik lainnya.

Yang paling menyenangkan, rencana perjalanan juga lebih fleksibel. Kalau menemukan tempat menarik di tengah jalan atau ingin berhenti lebih lama menikmati suasana festival, Anda bisa menyesuaikan jadwal tanpa merasa dikejar waktu.

Penutup

Hungry Ghost Festival Singapore 2026 memperlihatkan bahwa Singapore bukan hanya tentang gedung pencakar langit, pusat perbelanjaan, atau taman hiburan kelas dunia.

Di balik wajah modernnya, negara ini masih menjaga tradisi yang diwariskan dari generasi ke generasi. Itulah yang membuat pengalaman berkunjung saat festival terasa berbeda.

Melihat masyarakat berkumpul, menikmati pertunjukan budaya, hingga menyaksikan berbagai ritual penghormatan kepada leluhur memberikan sudut pandang baru tentang kehidupan di Singapore.

Kalau kebetulan liburan Anda bertepatan dengan Hungry Ghost Festival, jangan lewatkan kesempatan ini. Siapa tahu, justru pengalaman sederhana seperti berjalan santai di Chinatown pada malam hari atau duduk menikmati pertunjukan Getai akan menjadi cerita yang paling sering Anda kenang setelah pulang ke Indonesia.

Nikmati Liburan yang Lebih Santai Bersama Travelincheck

Kalau ingin menikmati Hungry Ghost Festival sekaligus mengunjungi berbagai destinasi populer di Singapore dalam satu hari, perjalanan yang nyaman tentu membuat liburan terasa lebih menyenangkan.

Travelincheck menyediakan layanan private charter dengan sopir untuk keluarga Indonesia yang ingin menjelajahi Singapore dengan lebih praktis. Anda bebas menyusun itinerary sesuai kebutuhan, berhenti di tempat yang diinginkan, dan menikmati perjalanan tanpa harus terburu-buru.

Tim Travelincheck juga siap membantu memberikan rekomendasi rute yang efisien agar waktu liburan Anda bisa dimanfaatkan semaksimal mungkin.

FAQ

Kapan Hungry Ghost Festival Singapore 2026 berlangsung?

Hungry Ghost Festival diperkirakan berlangsung sekitar Agustus hingga September 2026 mengikuti kalender lunar. Selama periode tersebut, berbagai kawasan di Singapore mengadakan pertunjukan budaya dan ritual penghormatan kepada leluhur.

Apakah wisatawan boleh menyaksikan Hungry Ghost Festival?

Ya, wisatawan dipersilakan menikmati festival ini. Yang terpenting adalah menghormati adat setempat, tidak mengganggu jalannya ritual, dan mengikuti aturan yang berlaku di setiap lokasi.

Di mana lokasi terbaik untuk melihat Hungry Ghost Festival?

Chinatown menjadi lokasi yang paling populer. Selain itu, Anda juga dapat mengunjungi Geylang, Toa Payoh, Ang Mo Kio, dan Bedok yang sama-sama memiliki suasana festival yang menarik.

Apakah Hungry Ghost Festival cocok untuk anak-anak?

Tentu saja. Selama didampingi orang tua, festival ini bisa menjadi pengalaman edukatif yang mengenalkan anak pada budaya dan tradisi masyarakat Tionghoa di Singapore.

Apakah pertunjukan Getai berbayar?

Sebagian besar pertunjukan Getai dapat dinikmati secara gratis oleh masyarakat dan wisatawan dari area publik yang telah disediakan.

Apa yang sebaiknya dihindari saat berkunjung?

Hindari menginjak persembahan, mengganggu masyarakat yang sedang berdoa, menggunakan kursi barisan depan yang sengaja dikosongkan, serta mengambil foto terlalu dekat ketika ritual berlangsung.

Bagaimana cara mengunjungi beberapa lokasi festival dalam satu hari?

Susun itinerary sejak sebelum berangkat agar perjalanan lebih efisien. Dengan rute yang tertata, Anda dapat menikmati beberapa lokasi festival sekaligus tanpa terburu-buru dan tetap memiliki waktu untuk mengunjungi destinasi wisata lainnya.

Bagikan

commentKomentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Terbaik untuk Anda

Nikmati perjalanan mulus di Malaysia dengan sewa mobil dan sopir.

Disposal Service Alphard/Vellfire for Full-Day Trips in Kuala Lumpur

  • auto_transmission Disposal Service
  • calendar_month Toyota Alphard / Vellfire
  • local_gas_station Bensin
  • airline_seat_recline_extra 5 Kursi
Sewa mulaiRp 1rb/Booking
Layanan sewa mobil di Singapura dengan sopir profesional dan ramah

Disposal Service Explore Singapore in Comfort with Toyota Noah

  • auto_transmission Disposal Service
  • calendar_month Toyota Noah / Setara
  • local_gas_station Bensin
  • airline_seat_recline_extra 4 Kursi
Sewa mulaiRp 0rb/Booking
Layanan sewa mobil di Singapura dengan sopir profesional dan ramah

Reliable Toyota Noah Transfer Service in Singapore

  • auto_transmission Transfer Service
  • calendar_month Toyota Noah / Setara
  • airline_seat_recline_extra 4 Kursi
Sewa mulaiRp 0rb/Booking
Sewa mobil dengan sopir untuk perjalanan bebas repot di Singapura

Disposal Service in Singapore: Comfortable Minicoach for Groups

  • auto_transmission Disposal Service
  • calendar_month Medium Coach Scania / Volvo
  • local_gas_station Bensin
  • airline_seat_recline_extra 15 Kursi
Sewa mulaiRp 0rb/Booking
Nikmati perjalanan mulus di Malaysia dengan sewa mobil dan sopir.

Charter Service in Singapore with Alphard/Vellfire – Full Day Trip

  • auto_transmission Disposal Service
  • calendar_month Toyota Alphard / Vellfire
  • local_gas_station Bensin
  • airline_seat_recline_extra 5 Kursi
Sewa mulaiRp 0rb/Booking
Nikmati perjalanan mulus di Malaysia dengan sewa mobil dan sopir.

Luxury Alphard/Vellfire Transfer from Singapore to Malaysia

  • auto_transmission Transfer Service
  • calendar_month Toyota Alphard / Vellfire
  • local_gas_station Bensin
  • airline_seat_recline_extra 5 Kursi
Sewa mulaiRp 0rb/Booking

Pencarian yang lain