
Liburan ke Kuala Lumpur rasanya belum lengkap tanpa mencoba kulinernya. Kota ini punya perpaduan makanan Melayu, Chinese-Malaysian, hingga India-Malaysian yang membuat pilihan makanannya sangat beragam.
Bagi keluarga Indonesia, banyak rasanya yang cukup familiar. Ada nasi lemak untuk sarapan, roti canai hangat, satay, berbagai hidangan mi, sampai cendol yang enak dinikmati setelah seharian jalan-jalan.
Kuliner Kuala Lumpur yang wajib dicoba antara lain nasi lemak, satay, roti canai, char kway teow, Hokkien mee, banana leaf rice, curry laksa, ikan bakar, cendol, dan kuih tradisional Malaysia. Anda bisa menemukannya di berbagai kawasan seperti Jalan Alor, Kampung Baru, Petaling Street, dan Brickfields.
Kalau ingin menggabungkan wisata, belanja, dan kuliner dalam satu hari, perjalanan bersama keluarga akan lebih nyaman jika rutenya tidak terlalu padat.
Travelincheck menyediakan private charter Kuala Lumpur dengan sopir untuk keluarga Indonesia. Itinerary dapat dibuat lebih fleksibel sehingga waktu makan, jalan-jalan, dan istirahat bisa disesuaikan dengan kebutuhan keluarga.
Konsultasi itinerary dan transportasi:
WhatsApp Travelincheck 0822 8822 2920

Tidak perlu mencoba semuanya dalam satu hari. Pilih beberapa yang paling menarik dan sesuaikan dengan kawasan yang akan Anda kunjungi.
Kalau baru pertama kali ke Malaysia, nasi lemak hampir selalu layak masuk daftar.
Nasi yang dimasak dengan santan biasanya disajikan bersama sambal, ikan bilis, kacang, telur, mentimun, dan pilihan lauk tambahan.
Rasanya cukup familiar untuk lidah Indonesia dan cocok dinikmati sebagai sarapan sebelum memulai perjalanan. Jika membawa anak, sambal bisa dipisahkan agar tingkat pedasnya lebih mudah disesuaikan.
Sekilas memang mengingatkan pada sate Indonesia, tetapi bumbu dan cara penyajiannya memiliki karakter tersendiri.
Satay juga enak untuk menu sharing bersama keluarga. Anda bisa memesan beberapa porsi dan memisahkan saus untuk anak yang kurang suka rasa terlalu kuat.
Roti canai cocok untuk sarapan santai sebelum mulai jalan-jalan.
Teksturnya berlapis dengan bagian luar sedikit renyah dan biasanya disantap bersama kari atau dhal. Tambahkan teh tarik dan Anda sudah punya salah satu kombinasi sarapan klasik saat berada di Malaysia.
Untuk anak, pilih pendamping yang lebih sederhana jika mereka belum terbiasa dengan kari.
Bagi keluarga yang suka mi, char kway teow bisa menjadi pilihan.
Mi pipih dimasak dengan berbagai bahan dan bumbu sehingga menghasilkan rasa gurih dengan aroma khas.
Komposisinya bisa berbeda di setiap tempat. Untuk wisatawan Muslim, sebaiknya periksa status halal atau bahan yang digunakan sebelum memesan.
Hokkien mee menjadi pilihan lain bagi pencinta mi.
Salah satu cirinya adalah warna mi yang lebih gelap dengan rasa gurih yang cukup kuat. Hidangan ini menarik dicoba jika ingin mengenal sisi lain kuliner Kuala Lumpur.
Jika membutuhkan makanan halal, tetap periksa restoran dan bahan yang digunakan.
Bukan hanya rasanya yang menarik, tetapi juga cara penyajiannya.
Nasi, sayuran, kari, dan lauk disajikan di atas daun pisang. Pengalaman seperti ini biasanya cukup menarik untuk keluarga, terutama anak-anak yang melihat cara makan berbeda dari biasanya.
Brickfields menjadi salah satu kawasan yang bisa dikunjungi jika ingin mencoba kuliner India-Malaysia.
Untuk penggemar makanan berkuah dan berempah, curry laksa layak dicoba.
Kuahnya kaya rasa dan cenderung creamy. Namun jika membawa anak, tanyakan terlebih dahulu tingkat kepedasannya karena setiap tempat bisa memiliki karakter rasa berbeda.
Setelah seharian berjalan-jalan, ikan bakar cocok untuk makan siang atau makan malam bersama keluarga.
Pesan ikan, nasi, dan beberapa lauk pendamping untuk disantap bersama. Menu seperti ini cocok ketika keluarga ingin duduk lebih santai dan tidak terburu-buru.
Cuaca Kuala Lumpur yang hangat membuat dessert dingin terasa semakin menyenangkan.
Cendol mungkin sudah familiar bagi orang Indonesia, tetapi tetap menarik mencoba versi lokalnya. Ais kacang dengan berbagai topping juga bisa menjadi pilihan untuk dinikmati bersama anak.
Waktu yang pas biasanya sore hari setelah jalan-jalan.
Jangan hanya fokus pada makanan berat.
Aneka kuih Malaysia cocok dijadikan camilan di sela perjalanan. Beberapa mungkin terlihat familiar, tetapi rasa dan cara penyajiannya bisa berbeda.
Beli beberapa jenis untuk dicoba bersama keluarga. Siapa tahu justru ada satu yang akhirnya ingin dibeli lagi sebelum pulang.
Selain memilih makanan, lokasi juga penting. Untuk family trip, sebaiknya pilih kawasan yang searah dengan itinerary agar waktu tidak terlalu banyak habis di perjalanan.
Jalan Alor merupakan salah satu kawasan kuliner terkenal di sekitar Bukit Bintang.
Suasananya semakin ramai pada malam hari dengan banyak pilihan makanan. Jika membawa anak kecil, datang sedikit lebih awal bisa terasa lebih nyaman dibanding ketika kawasan sudah sangat padat.
Kalau ingin mencari cita rasa Melayu, Kampung Baru bisa masuk itinerary.
Anda bisa menemukan berbagai pilihan seperti nasi lemak, satay, nasi campur, hingga ikan bakar. Kawasan ini cocok dipertimbangkan untuk makan malam setelah sightseeing.
Petaling Street cocok untuk menggabungkan jalan-jalan dan kuliner.
Pilihan makanannya cukup beragam. Untuk keluarga Muslim, periksa status halal masing-masing tempat sebelum memesan.
Brickfields menawarkan pengalaman kuliner India-Malaysia.
Banana leaf rice, berbagai roti, kari, dan minuman lokal bisa menjadi alasan untuk mampir ke kawasan ini saat berada di Kuala Lumpur.
Tidak semua anak nyaman dengan makanan pedas atau rempah yang kuat. Jadi, pilih makanan berdasarkan selera mereka.
Roti canai bisa menjadi pilihan yang relatif sederhana. Nasi lemak dapat disajikan dengan sambal terpisah, begitu pula satay dengan sausnya. Untuk camilan, cendol atau kuih lokal juga bisa dicoba.
Yang terpenting, jangan memaksakan terlalu banyak makanan baru sekaligus.
Liburan keluarga seharusnya tetap terasa santai.
Jangan mengejar terlalu banyak tempat makan. Pilih beberapa yang benar-benar ingin dicoba.
Gabungkan kuliner dengan destinasi searah. Jika sedang berada di Bukit Bintang, misalnya, Jalan Alor bisa dimasukkan ke agenda yang sama.
Perhatikan tingkat pedas. Terutama jika membawa anak.
Periksa status halal jika dibutuhkan. Jangan menganggap semua tempat makan otomatis halal.
Sisakan waktu istirahat. Tidak semua jam perjalanan harus diisi dengan destinasi.
Dengan cara ini, wisata kuliner terasa menjadi bagian dari liburan, bukan daftar tempat yang harus dikejar.
Selain kawasan kuliner populer, keluarga yang ingin melihat sisi kota yang berbeda juga bisa memasukkan beberapa destinasi tersembunyi di Kuala Lumpur ke dalam perjalanan.
Nasi lemak, satay, roti canai, Hokkien mee, char kway teow, banana leaf rice, curry laksa, cendol, dan kuih tradisional Malaysia termasuk yang menarik dicoba.
Beberapa pilihannya adalah Jalan Alor, Kampung Baru, Petaling Street, Bukit Bintang, dan Brickfields.
Bisa. Jika membawa anak kecil, pertimbangkan datang lebih awal sebelum suasana malam menjadi terlalu ramai.
Periksa status halal tempat makan dan gunakan informasi terbaru. Jika ragu, tanyakan bahan yang digunakan sebelum memesan.
Tidak perlu mencoba semua makanan dalam satu perjalanan.
Pilih yang paling menarik, sesuaikan dengan rute wisata, dan beri keluarga cukup waktu untuk menikmati setiap tempat.
Kalau dalam satu hari Anda ingin menggabungkan beberapa kawasan kuliner dengan destinasi wisata atau shopping, Travelincheck menyediakan rental mobil dan van dengan sopir di Kuala Lumpur untuk perjalanan keluarga Indonesia.
Dengan private charter Kuala Lumpur, perjalanan bisa dibuat lebih fleksibel sesuai itinerary keluarga tanpa harus terburu-buru berpindah dari satu tempat ke tempat lainnya.
Ingin konsultasi itinerary dan transportasi Kuala Lumpur?
Hubungi WhatsApp Travelincheck: 0822 8822 2920.

Saat ini belum ada komentar