
Malaysia memang jadi salah satu destinasi yang rasanya cukup “dekat” untuk keluarga Indonesia. Penerbangannya tidak terlalu lama, pilihan wisatanya banyak, makanan juga relatif familiar. Mau liburan santai di Kuala Lumpur, membawa anak ke Genting Highlands, atau sekalian melanjutkan perjalanan dari Singapore ke Malaysia, semuanya cukup mudah direncanakan.
Tapi ada satu hal kecil yang jangan sampai baru diingat menjelang keberangkatan: Malaysia Digital Arrival Card atau MDAC.
Kalau ini pertama kalinya Anda mengisi MDAC, tidak perlu langsung membayangkan proses yang rumit. Selama paspor, tiket perjalanan, dan informasi hotel sudah ada di tangan, pengisiannya relatif mudah.
Yang biasanya membuat repot justru ketika kita mengisinya sambil mencari nomor paspor, membuka email booking hotel, mengecek tanggal penerbangan, lalu di saat yang sama anak sudah mulai bertanya, “Besok kita berangkat jam berapa?”
Supaya tidak seperti itu, lebih nyaman kalau semuanya disiapkan lebih dulu.
Di panduan ini, kita akan membahas cara mengisi MDAC Malaysia untuk WNI, apa saja yang perlu disiapkan, bagian formulir yang sering membingungkan, sampai tips praktis untuk Anda yang bepergian bersama keluarga.

Kalau Anda hanya ingin melihat gambaran prosesnya terlebih dahulu, berikut urutannya:
Kelihatannya cukup sederhana, bukan?
Kuncinya cuma satu: jangan mengisinya terburu-buru.
Apalagi kalau Anda bepergian bersama pasangan dan anak-anak. Lebih baik luangkan waktu beberapa menit ketika suasana masih santai daripada baru sibuk memeriksa dokumen saat hari keberangkatan.
Kalau tiket dan hotel sudah beres, biasanya langkah berikutnya adalah memikirkan perjalanan setelah tiba.
Untuk keluarga yang ingin perjalanan dari KLIA menuju hotel di Kuala Lumpur atau melanjutkan perjalanan ke Genting Highlands dengan lebih nyaman, Travelincheck menyediakan kendaraan private dengan sopir yang dapat disesuaikan dengan jumlah penumpang dan bagasi.
Dengan begitu, urusan transportasi sudah ada yang membantu menyiapkan sebelum keluarga tiba di Malaysia.
MDAC adalah singkatan dari Malaysia Digital Arrival Card, yaitu kartu kedatangan digital yang digunakan Malaysia untuk mengumpulkan informasi kedatangan wisatawan asing sesuai ketentuan imigrasi yang berlaku.
Kalau dibuat sederhana, MDAC memberi informasi mengenai siapa yang datang ke Malaysia dan bagaimana detail perjalanannya.
Di dalam formulir, Anda akan menemukan beberapa informasi yang perlu dilengkapi, seperti data pribadi, informasi paspor, tanggal perjalanan, moda transportasi, sampai informasi tempat menginap selama berada di Malaysia.
Karena prosesnya dilakukan secara online, Anda bisa mempersiapkannya sebelum perjalanan sesuai periode pengisian yang ditentukan.
Tidak.
Ini salah satu hal yang cukup sering membuat traveler bingung.
MDAC bukan visa.
MDAC merupakan kartu kedatangan digital, sedangkan visa berkaitan dengan izin masuk berdasarkan ketentuan kewarganegaraan dan tujuan perjalanan.
Jadi jangan menganggap setelah mengisi MDAC otomatis semua persyaratan perjalanan sudah selesai.
Sebelum berangkat, tetap periksa ketentuan imigrasi Malaysia terbaru yang berlaku untuk pemegang paspor Indonesia.
Kalau Anda berencana masuk Malaysia sebagai wisatawan Indonesia, MDAC sebaiknya masuk ke dalam checklist persiapan perjalanan.
Jangan hanya berpatokan pada pengalaman liburan beberapa tahun lalu.
Aturan perjalanan dan prosedur imigrasi bisa berubah. Sesuatu yang dulu belum diperlukan bisa saja sekarang menjadi bagian dari proses kedatangan.
Untuk keluarga, hal seperti ini kelihatannya sepele sampai hari keberangkatan tiba.
Ketika hanya membawa satu tas mungkin masih santai. Tetapi suasananya berbeda kalau membawa dua anak, beberapa koper, stroller, tas kabin, sambil memastikan semua paspor berada di tempat yang benar.
Karena itu, kami lebih suka memperlakukan MDAC sama seperti tiket dan booking hotel: selesaikan sebelum perjalanan ketika masih punya waktu untuk mengecek semuanya dengan tenang.
Ini salah satu pertanyaan yang paling sering muncul.
MDAC harus diisi dalam periode yang diperbolehkan oleh Jabatan Imigresen Malaysia sebelum kedatangan.
Artinya, jangan mengisinya terlalu jauh dari tanggal perjalanan tanpa mengecek terlebih dahulu apakah tanggal kedatangan Anda sudah bisa dipilih pada sistem.
Cara paling aman adalah membuka portal resmi MDAC menjelang perjalanan dan memastikan tanggal kedatangan sudah masuk dalam periode pengisian yang diperbolehkan.
Jika tanggal kedatangan Anda sudah berada dalam periode pengisian yang diperbolehkan sistem, pengisian menjelang keberangkatan dapat dilakukan sesuai ketentuan yang berlaku.
Meski begitu, kalau traveling bersama keluarga, sebaiknya jangan sengaja menunggu sampai menit terakhir.
Hari sebelum keberangkatan biasanya sudah cukup ramai.
Ada koper yang belum selesai, barang anak yang masih dicari, online check-in, memastikan hotel, sampai mengecek jadwal kendaraan menuju bandara.
Kalau MDAC bisa diselesaikan lebih awal dalam periode yang diperbolehkan, rasanya jauh lebih lega.
Sebelum membuka formulir, siapkan semua informasi yang kemungkinan akan dibutuhkan.
Tidak banyak, tetapi kalau semuanya sudah tersedia, prosesnya jadi jauh lebih lancar.
Pegang paspor yang benar-benar akan digunakan saat masuk Malaysia.
Jangan mengisi nomor paspor berdasarkan catatan lama atau mengandalkan ingatan.
Perhatikan beberapa data seperti:
Kalau bepergian bersama keluarga, kumpulkan paspor semua anggota terlebih dahulu.
Tips sederhana: selesaikan satu anggota keluarga sampai tuntas sebelum berpindah ke paspor berikutnya. Ini membantu menghindari data ayah, ibu, dan anak tertukar.
Buka tiket atau itinerary perjalanan.
Siapkan:
Tidak perlu menghafalnya. Lebih aman membaca langsung dari tiket.
Buka kembali booking hotel Anda.
Simpan nama dan alamat hotel agar mudah ditemukan saat mengisi formulir.
Kalau perlu, screenshot halaman booking terlebih dahulu. Cara sederhana seperti ini sangat membantu ketika mengisi MDAC melalui smartphone.
Sekarang kita masuk ke bagian utamanya.
Tenang saja. Kita bahas satu per satu.
Hal pertama yang perlu diperhatikan justru bukan cara mengisi formulirnya, tetapi di mana Anda mengisinya.
Pastikan menggunakan portal resmi Malaysia Digital Arrival Card dari otoritas Malaysia.
Hindari memasukkan data paspor ke website yang sumbernya tidak jelas, termasuk link yang tiba-tiba dikirim melalui pesan atau halaman yang menyerupai situs resmi.
Data paspor adalah informasi penting. Jadi sebelum mengetik apa pun, biasakan mengecek kembali website yang sedang dibuka.
Selanjutnya, isi data pribadi.
Gunakan informasi persis seperti yang tercantum pada paspor.
Kalau sehari-hari Anda menggunakan nama panggilan atau versi nama yang lebih pendek, jangan gunakan itu.
Pegang paspor, lalu salin informasinya dengan teliti.
Cara ini jauh lebih aman daripada mengandalkan ingatan.
Pada bagian ini, jangan terburu-buru.
Nomor paspor biasanya merupakan kombinasi karakter yang mudah salah ketika diketik cepat.
Setelah mengetik, baca ulang dari awal sampai akhir.
Untuk keluarga, kami menyarankan mengerjakan satu orang terlebih dahulu. Setelah datanya benar, baru lanjut ke anggota keluarga berikutnya.
Kelihatannya sedikit lebih lambat, tetapi justru mengurangi risiko tertukar.
Berikutnya adalah informasi perjalanan ke Malaysia.
Buka tiket atau itinerary dan jadikan dokumen tersebut sebagai referensi.
Kalau ada data yang tidak Anda ingat, jangan menebak.
Lebih baik berhenti sebentar, buka tiket, lalu isi dengan benar.
Misalnya Anda tiba di Malaysia tanggal 20 Agustus dan kembali tanggal 24 Agustus, masukkan tanggal berdasarkan itinerary tersebut.
Cocokkan kembali dengan tiket sebelum lanjut.
Kalau liburan Anda mencakup Kuala Lumpur dan Genting Highlands, tidak perlu bingung dengan perpindahan antarhotel. Fokus pada informasi kedatangan dan keberangkatan Malaysia yang memang diminta pada formulir.
Pilih moda perjalanan berdasarkan cara Anda masuk ke Malaysia.
Banyak wisatawan Indonesia tiba menggunakan penerbangan melalui KLIA, tetapi ada juga yang lebih dulu berlibur di Singapore kemudian masuk Malaysia melalui Johor Bahru.
Pilih sesuai perjalanan yang benar-benar Anda lakukan.
Nah, ini salah satu bagian yang sering membuat orang berhenti beberapa detik.
Last Port of Embarkation secara sederhana berkaitan dengan lokasi atau negara terakhir tempat Anda memulai perjalanan menuju Malaysia.
Misalnya, seseorang yang terbang langsung dari Indonesia ke Malaysia memiliki konteks perjalanan yang berbeda dengan traveler yang lebih dulu berada di Singapore lalu melanjutkan perjalanan ke Johor Bahru.
Jadi jangan otomatis menulis Indonesia hanya karena Anda WNI.
Lihat perjalanan aktual Anda sebelum mengisi bagian ini.
Sekarang buka booking hotel yang tadi sudah disiapkan.
Gunakan informasi tersebut sebagai referensi untuk mengisi detail akomodasi.
Anda mungkin perlu melihat:
Inilah alasan kenapa screenshot booking hotel sangat membantu.
Daripada keluar-masuk email sambil mengisi formulir, semua informasi sudah tersedia di galeri smartphone.
Sudah selesai?
Tahan sebentar.
Sebelum menekan tombol submit, cek kembali semuanya.
Pastikan:
✓ nama sama dengan paspor
✓ nomor paspor benar
✓ tanggal kedatangan benar
✓ tanggal keberangkatan benar
✓ moda perjalanan sesuai
✓ informasi hotel benar
Untuk keluarga, lakukan pengecekan per orang.
Satu atau dua menit tambahan di tahap ini jauh lebih baik daripada baru menyadari ada kesalahan setelah formulir dikirim.
Kalau semuanya sudah benar, lanjutkan proses submission sesuai petunjuk portal.
Setelah selesai, simpan informasi atau konfirmasi yang diberikan.
Kami pribadi lebih suka menyimpan screenshot dokumen perjalanan penting dalam satu album atau folder khusus di smartphone.
Saat sedang berada di bandara, cara seperti ini jauh lebih praktis daripada mencari-cari email lama.

Persiapan perjalanan keluarga memang punya “seni” tersendiri.
Kalau traveling sendirian, kita hanya perlu memastikan satu paspor, satu tiket, dan satu data perjalanan.
Kalau pergi bersama pasangan dan dua anak, jumlah yang harus diperiksa otomatis bertambah.
Belum lagi kalau liburan bersama kakek dan nenek.
Supaya tidak terasa ribet, buat satu folder perjalanan di smartphone.
Isinya bisa berupa:
Dengan cara ini, Anda tidak perlu membuka WhatsApp, email, galeri, dan aplikasi booking bergantian setiap kali membutuhkan informasi.
Tentu.
Jangan hanya mengecek persyaratan untuk ayah dan ibu.
Sebelum keberangkatan, periksa ketentuan MDAC terbaru yang berlaku untuk setiap anggota keluarga yang ikut masuk Malaysia, termasuk anak-anak.
Kalau ada perubahan aturan, jadikan informasi resmi dari otoritas Malaysia sebagai acuan utama.
Sebagian besar kesalahan saat mengisi formulir perjalanan sebenarnya sederhana.
Justru karena sederhana, kita sering tidak sadar melakukannya.
Gunakan nama sesuai paspor, bukan nama panggilan.
Periksa huruf dan angka satu per satu.
Buka tiket. Jangan mengandalkan ingatan.
Gunakan perjalanan aktual sebagai acuan, terutama jika sebelum Malaysia Anda lebih dulu berada di negara lain.
Gunakan booking hotel agar informasi yang dimasukkan lebih akurat.
Ini yang paling penting.
Jangan mudah memasukkan informasi paspor ke situs yang tidak jelas sumbernya. Gunakan portal resmi.
Setelah MDAC selesai, biasanya ada rasa lega kecil.
Satu checklist perjalanan sudah bisa dicentang.
Tapi sebelum koper benar-benar ditutup, gunakan momentum ini untuk melakukan final check.
Pastikan paspor seluruh keluarga berada di tempat yang aman dan mudah dijangkau. Cek tiket sekali lagi. Pastikan booking hotel tersimpan.
Kemudian pikirkan perjalanan setelah mendarat.
Setelah keluar dari area kedatangan, apakah keluarga langsung menuju hotel di Kuala Lumpur? Apakah perjalanan dilanjutkan ke Genting Highlands? Atau hari pertama langsung ada beberapa agenda?
Detail seperti ini jauh lebih nyaman dipikirkan sebelum berangkat daripada setelah penerbangan ketika semua orang sudah mulai lelah.
Bagi banyak wisatawan Indonesia, KLIA menjadi pintu pertama sebelum memulai liburan di Kuala Lumpur dan sekitarnya.
Setelah pesawat mendarat, ikuti signage menuju proses kedatangan dan imigrasi.
Simpan paspor serta dokumen perjalanan di tempat yang mudah dijangkau.
Kalau membawa anak kecil, usahakan satu orang dewasa fokus mengurus dokumen sementara yang lain membantu mengawasi anak dan barang bawaan.
Setelah urusan kedatangan selesai dan koper sudah diambil, barulah perjalanan menuju hotel dimulai.
Di titik inilah rasa lelah biasanya mulai terasa.
Anak mungkin sudah mengantuk. Orang tua ingin segera duduk nyaman. Koper juga terasa lebih berat dibanding ketika berangkat.
Karena itu, transportasi dari KLIA sebaiknya sudah dipikirkan sebelum mendarat.
Ada juga keluarga Indonesia yang memilih itinerary dua negara sekaligus.
Misalnya:
Indonesia → Singapore → Johor Bahru → Kuala Lumpur
Rute seperti ini memang menarik karena dalam satu perjalanan Anda bisa menikmati Singapore sekaligus Malaysia.
Namun persiapan perbatasannya juga perlu diperhatikan.
Jangan berasumsi prosesnya sama persis dengan penerbangan langsung dari Indonesia menuju Kuala Lumpur.
Sebelum berangkat dari Singapore, cek kembali ketentuan MDAC dan persyaratan imigrasi berdasarkan perjalanan aktual Anda.
Paspor dan dokumen seluruh anggota keluarga sebaiknya diletakkan di tempat yang mudah dijangkau selama proses perbatasan.
Untuk keluarga yang ingin perjalanan lebih terencana, Travelincheck juga menyediakan layanan Singapore–Johor Bahru Transfer dengan sopir.
Setelah beberapa kali mengatur perjalanan, biasanya kita sadar bahwa liburan nyaman bukan berarti semuanya harus dijadwalkan sampai menit terakhir.
Yang penting justru hal-hal dasarnya sudah beres.
Satukan dokumen penting. Jangan sampai tiket ada di email, alamat hotel ada di WhatsApp, sementara informasi perjalanan lainnya tersimpan entah di mana.
Screenshot informasi penting. Ini sederhana, tetapi sangat berguna ketika koneksi internet sedang tidak stabil.
Cek paspor malam sebelum berangkat. Jangan baru mencarinya ketika kendaraan menuju bandara sudah menunggu.
Simpan alamat hotel. Selain berguna saat mengisi MDAC, informasi ini juga akan beberapa kali dibutuhkan selama perjalanan.
Atur transportasi lebih awal. Terutama kalau bepergian bersama anak, lansia, membawa stroller, atau jumlah koper cukup banyak.
Semakin sedikit hal teknis yang harus dipikirkan setelah tiba, semakin banyak energi yang tersisa untuk menikmati liburan.
Setelah penerbangan, antrean kedatangan, dan mengambil koper, biasanya keluarga hanya ingin segera sampai hotel.
Kalau membawa beberapa koper atau bepergian bersama anak dan orang tua, kendaraan private dengan sopir bisa membuat perjalanan dari KLIA terasa lebih sederhana.
Tidak perlu memikirkan perpindahan kendaraan sambil membawa semua barang.
Begitu juga kalau dari Kuala Lumpur Anda berencana melanjutkan liburan ke Genting Highlands.
Travelincheck menyediakan layanan transportasi dengan sopir untuk kebutuhan perjalanan seperti:
Kendaraan dapat disesuaikan dengan jumlah penumpang dan bagasi, jadi Anda tidak perlu memaksakan seluruh keluarga dan koper masuk ke kendaraan yang terlalu kecil.
Jika setelah Kuala Lumpur keluarga berencana menikmati udara sejuk di Genting, Anda juga bisa mempersiapkan perjalanan dari Kuala Lumpur ke Genting Highlands sejak awal.

Sebelum meninggalkan rumah, coba cek sekali lagi:
Checklist-nya sederhana, tetapi percaya deh, perjalanan terasa jauh lebih ringan ketika hal-hal kecil seperti ini sudah selesai sebelum berangkat.
Wisatawan Indonesia yang akan masuk Malaysia perlu memeriksa ketentuan MDAC yang berlaku untuk perjalanan mereka. Karena aturan imigrasi dapat berubah, selalu cek informasi terbaru melalui portal resmi Jabatan Imigresen Malaysia sebelum keberangkatan.
MDAC harus diisi dalam periode yang diperbolehkan sebelum tanggal kedatangan. Sebelum mengisi, cek tanggal perjalanan dan periode yang tersedia pada portal resmi MDAC Malaysia.
Tidak. MDAC adalah kartu kedatangan digital dan bukan pengganti visa. Ketentuan visa merupakan persyaratan tersendiri yang mengikuti kewarganegaraan dan tujuan perjalanan.
Siapkan paspor, data pribadi, tanggal kedatangan dan keberangkatan, detail transportasi atau perjalanan, serta informasi tempat menginap selama berada di Malaysia.
Secara sederhana, Last Port of Embarkation berkaitan dengan lokasi atau negara terakhir tempat Anda memulai perjalanan menuju Malaysia. Karena itu, lihat rute perjalanan aktual ketika mengisi bagian ini.
Gunakan informasi yang tercantum pada booking hotel sebagai referensi. Masukkan nama hotel, alamat, kota, state, postcode, atau informasi lain sesuai field yang tersedia pada formulir.
Untuk perjalanan keluarga, periksa ketentuan terbaru bagi setiap anggota keluarga yang masuk Malaysia, termasuk anak. Gunakan sumber resmi karena persyaratan perjalanan dapat berubah.
Ikuti petunjuk yang diberikan pada portal resmi setelah proses submission. Untuk berjaga-jaga dan memudahkan akses, simpan informasi atau konfirmasi yang diperoleh di smartphone.
Jangan menebak prosedur perbaikannya. Periksa petunjuk terbaru pada portal resmi MDAC atau informasi Jabatan Imigresen Malaysia untuk mengetahui langkah yang berlaku pada saat perjalanan Anda.
Periksa ketentuan MDAC berdasarkan aturan yang berlaku dan rute perjalanan Anda. Jika masuk melalui perjalanan darat Singapore–Johor Bahru, pastikan persyaratannya sudah dicek sebelum menuju perbatasan Malaysia.
Pada akhirnya, mengisi MDAC bukan bagian yang perlu membuat perjalanan terasa rumit.
Kalau paspor sudah di tangan, tiket sudah tersedia, dan alamat hotel sudah disimpan, prosesnya jauh lebih mudah.
Untuk keluarga, kuncinya memang persiapan.
Selesaikan dokumen ketika suasana masih santai. Jangan menunggu hari keberangkatan ketika koper masih terbuka, anak-anak sudah tidak sabar ingin pergi, dan semua orang mulai bertanya apakah ada barang yang tertinggal.
Setelah urusan dokumen selesai, barulah kita bisa fokus pada bagian yang menyenangkan: membayangkan sarapan pertama di Kuala Lumpur, udara sejuk Genting Highlands, atau melihat anak-anak menikmati perjalanan baru bersama keluarga.
Dan kalau Anda ingin urusan transportasi setelah tiba juga sudah dipersiapkan, Travelincheck menyediakan kendaraan private dengan sopir untuk perjalanan keluarga di Kuala Lumpur dan Genting Highlands, termasuk airport transfer dari KLIA.
Untuk perjalanan kombinasi Singapore–Malaysia, tersedia juga layanan Singapore–Johor Bahru Transfer.
Konsultasikan jadwal perjalanan dan kebutuhan kendaraan keluarga melalui WhatsApp Travelincheck: 0822 8822 2920.
Karena liburan keluarga yang nyaman biasanya bukan tentang membuat semuanya sempurna. Cukup pastikan hal-hal penting sudah beres sebelum berangkat, supaya waktu di Malaysia benar-benar bisa dipakai untuk menikmati perjalanan bersama.
Saat ini belum ada komentar