
Kalau sudah liburan ke Singapore, rasanya sulit sekali pulang tanpa membawa oleh-oleh. Awalnya mungkin hanya berniat membeli cokelat atau beberapa suvenir untuk keluarga di rumah. Namun setelah mampir ke Orchard Road, Mustafa Centre, atau VivoCity, daftar belanja biasanya langsung bertambah panjang.
“Sekalian saja,” begitu pikir banyak wisatawan.
Tidak terasa, koper yang saat berangkat masih setengah kosong mulai penuh. Tas belanja bertambah satu per satu, bahkan tidak sedikit keluarga yang akhirnya membeli koper tambahan menjelang hari kepulangan.
Kalau Anda pernah mengalami hal seperti ini, tenang, Anda tidak sendirian.
Banyak wisatawan Indonesia yang menghadapi situasi serupa. Belanja memang menjadi salah satu aktivitas yang paling menyenangkan selama berada di Singapore. Sayangnya, semakin banyak barang yang dibeli, semakin besar juga tantangan untuk membawanya, apalagi jika liburan bersama pasangan, anak-anak, atau orang tua.
Membawa beberapa kantong belanja sambil mendorong stroller, mengawasi anak yang mulai lelah berjalan, dan masih harus berpindah dari pusat perbelanjaan ke hotel tentu bukan pengalaman yang diinginkan siapa pun.
Untungnya, semua itu sebenarnya bisa diantisipasi.
Dengan sedikit perencanaan, Anda tetap bisa menikmati sesi belanja tanpa harus merasa kerepotan di akhir hari. Pada artikel ini, kami akan membahas berbagai tips praktis agar membawa banyak belanjaan di Singapore tetap terasa nyaman, rapi, dan tidak mengganggu momen liburan bersama keluarga.
Banyak wisatawan Indonesia yang datang ke Singapore dengan membawa satu koper, tetapi pulang dengan dua atau tiga koper karena oleh-oleh yang terus bertambah. Agar perjalanan sejak hari pertama lebih nyaman, sebaiknya Anda juga memahami cara dari Changi Airport ke hotel di Singapore sebelum memulai liburan.
Sebagian orang fokus membuat itinerary tempat wisata, memilih hotel, atau menyusun daftar restoran yang ingin dikunjungi. Namun ada satu hal yang sering terlupakan, yaitu bagaimana membawa semua hasil belanja nantinya.
Padahal, perencanaan sederhana sejak awal bisa membuat perjalanan terasa jauh lebih santai.
Misalnya, dengan menentukan hari khusus untuk berbelanja, menyisakan ruang kosong di koper, atau menyesuaikan transportasi dengan jumlah barang bawaan. Hal-hal kecil seperti ini sering kali membuat perbedaan besar, terutama ketika Anda bepergian bersama keluarga.
Bayangkan setelah puas berbelanja seharian, anak-anak sudah mengantuk, kaki mulai pegal, tetapi Anda masih harus membawa beberapa koper dan belasan kantong belanja. Situasi seperti ini tentu lebih melelahkan dibandingkan jika semuanya sudah dipersiapkan sejak awal.
Supaya aktivitas belanja tetap menyenangkan sampai hari terakhir liburan, berikut beberapa tips yang bisa Anda terapkan.
Dengan langkah-langkah sederhana tersebut, Anda bisa menikmati pengalaman berbelanja di Singapore tanpa harus merasa kewalahan ketika kembali ke hotel atau menuju bandara.
Bagi banyak orang Indonesia, liburan ke Singapore rasanya belum lengkap kalau belum sempat berbelanja.
Bukan hanya karena pilihannya sangat beragam, tetapi juga karena banyak produk yang sulit ditemukan di Indonesia atau harganya lebih menarik ketika sedang ada promo.
Belanja akhirnya bukan lagi sekadar membeli oleh-oleh, melainkan sudah menjadi bagian dari pengalaman liburan itu sendiri.
Tidak sedikit keluarga yang awalnya hanya berniat membeli beberapa camilan khas Singapore. Namun setelah melihat berbagai pilihan di pusat perbelanjaan, daftar belanja terus bertambah tanpa disadari.
Saat hari terakhir tiba, koper pun sudah tidak lagi cukup menampung semuanya.
Setiap keluarga tentu memiliki daftar belanja yang berbeda. Namun ada beberapa barang yang hampir selalu masuk ke dalam koper wisatawan Indonesia, seperti:
Kalau hanya membeli satu atau dua barang tentu tidak menjadi masalah. Namun ketika jumlahnya mulai banyak, ruang di dalam koper akan cepat habis.
Inilah alasan mengapa banyak wisatawan akhirnya membeli koper tambahan menjelang pulang ke Indonesia.
Salah satu kelebihan Singapore adalah hampir setiap kawasan belanjanya memiliki daya tarik yang berbeda.
Hari ini mungkin Anda berbelanja di Orchard Road. Besok mampir ke Mustafa Centre karena ingin membeli oleh-oleh. Setelah itu masih ingin melihat promo di VivoCity atau IMM Outlet Mall.
Tanpa terasa, setiap tempat selalu menawarkan sesuatu yang menarik untuk dibawa pulang.
Semakin banyak lokasi yang dikunjungi, biasanya semakin banyak pula barang yang masuk ke dalam koper.
Singapore juga dikenal sering mengadakan berbagai promo menarik sepanjang tahun.
Saat musim liburan sekolah, akhir tahun, atau periode festival belanja, banyak toko memberikan potongan harga yang cukup besar. Tidak heran jika wisatawan sering membeli lebih banyak dari rencana awal.
Awalnya hanya ingin membeli satu kotak cokelat, tetapi karena ada promo beli dua lebih hemat, akhirnya keranjang belanja ikut bertambah.
Situasi seperti ini sangat umum terjadi dan menjadi salah satu alasan mengapa banyak keluarga pulang dengan koper yang jauh lebih penuh dibandingkan saat berangkat.

Kalau bepergian sendiri, membawa beberapa tas belanja mungkin masih terasa mudah.
Namun ceritanya akan berbeda ketika Anda sedang liburan bersama pasangan, anak-anak, atau orang tua.
Selain memikirkan barang bawaan, Anda juga tetap harus memastikan seluruh anggota keluarga merasa nyaman selama perjalanan.
Berikut beberapa tantangan yang paling sering dialami wisatawan Indonesia.
Setelah seharian berjalan mengelilingi pusat perbelanjaan, anak-anak biasanya mulai kelelahan. Ada yang ingin digendong, ada yang mulai rewel karena lapar, bahkan ada yang tertidur di stroller.
Di saat bersamaan, orang tua masih harus membawa beberapa kantong belanja dan koper.
Kondisi seperti ini sering membuat perjalanan menuju hotel terasa jauh lebih melelahkan daripada aktivitas belanjanya sendiri.
Awalnya mungkin hanya satu atau dua kantong.
Lalu bertambah menjadi lima.
Kemudian muncul lagi beberapa tas dari toko berikutnya.
Belum lagi kalau membeli barang berukuran besar seperti mainan anak, perlengkapan rumah tangga, atau koper baru.
Tanpa disadari, barang bawaan menjadi semakin banyak dan mulai sulit ditata dengan rapi.
Banyak wisatawan memilih memasukkan semua hasil belanja ke dalam satu koper karena dianggap lebih praktis.
Padahal, cara ini justru membuat koper menjadi terlalu berat dan lebih sulit dipindahkan.
Selain melelahkan, koper yang kelebihan muatan juga berisiko melebihi batas bagasi maskapai saat penerbangan pulang.
Membagi barang ke beberapa koper biasanya jauh lebih nyaman dan memudahkan saat proses check-in.
Semakin banyak tas yang dibawa, semakin besar pula kemungkinan ada barang yang tertinggal.
Misalnya saat selesai makan di restoran, beristirahat di area duduk pusat perbelanjaan, atau ketika sedang menata ulang koper di hotel.
Karena itu, penting untuk selalu menyusun barang secara rapi agar semuanya lebih mudah dipantau.
Setelah puas berbelanja, kebanyakan keluarga tentu ingin segera kembali ke hotel untuk beristirahat.
Namun ketika harus membawa koper besar, beberapa tas belanja, stroller, dan perlengkapan anak secara bersamaan, perjalanan pulang bisa terasa jauh lebih melelahkan.
Itulah sebabnya banyak wisatawan yang sudah berpengalaman biasanya merencanakan kebutuhan transportasi sekaligus kapasitas bagasi sebelum hari belanja tiba.
Dengan begitu, seluruh anggota keluarga bisa kembali ke hotel dengan lebih nyaman, sementara semua barang belanjaan tetap tertata rapi dan aman.
Belanja di Singapore memang menyenangkan. Rasanya selalu ada saja barang yang menarik untuk dibawa pulang. Awalnya mungkin hanya ingin membeli beberapa kotak cokelat atau oleh-oleh untuk keluarga. Namun setelah masuk ke beberapa toko, kantong belanja mulai bertambah tanpa terasa.
Kalau sudah seperti itu, tantangan berikutnya bukan lagi memilih barang yang ingin dibeli, tetapi bagaimana membawa semuanya dengan nyaman.
Apalagi kalau Anda bepergian bersama keluarga. Anak-anak mulai lelah, stroller masih harus didorong, sementara koper dan tas belanja semakin banyak. Supaya momen liburan tetap menyenangkan sampai hari terakhir, beberapa tips berikut bisa sangat membantu.
Kalau memungkinkan, jangan mencicil belanja setiap hari.
Lebih nyaman jika Anda menyediakan satu hari khusus untuk berbelanja, misalnya sehari sebelum pulang atau di hari terakhir liburan.
Cara ini membuat Anda bisa menikmati tempat wisata dengan lebih leluasa tanpa harus membawa tambahan kantong belanja ke mana-mana.
Selain lebih praktis, tenaga juga tidak cepat habis karena fokus hari itu memang hanya untuk berbelanja.
Banyak orang baru menyadari kesalahan ini setelah tiba di Singapore.
Koper sudah penuh sejak berangkat dari Indonesia karena terlalu banyak membawa pakaian atau barang yang sebenarnya tidak terlalu diperlukan.
Akibatnya, setiap selesai belanja Anda harus terus memutar otak mencari ruang kosong.
Kalau memang sudah punya rencana berburu oleh-oleh, usahakan sisakan sebagian ruang di dalam koper. Percayalah, ruang kosong itu hampir pasti akan terisi sebelum liburan selesai.
Membeli koper tambahan saat liburan bukan berarti terlalu banyak berbelanja.
Justru banyak wisatawan berpengalaman memilih cara ini karena jauh lebih aman dibandingkan memaksakan semua barang masuk ke satu koper.
Selain lebih rapi, berat koper juga bisa dibagi sehingga lebih mudah dibawa dan tidak terlalu berisiko melebihi batas bagasi maskapai.
Di beberapa pusat perbelanjaan di Singapore, pilihan koper cukup beragam dengan harga yang bervariasi, sehingga Anda bisa menyesuaikannya dengan kebutuhan.
Jangan menunggu sampai malam terakhir baru mulai menata koper.
Setiap selesai berbelanja, biasakan langsung mengelompokkan barang berdasarkan jenisnya.
Misalnya makanan dikumpulkan di satu bagian, kosmetik dibungkus terpisah, sedangkan barang yang mudah pecah diberi pelindung tambahan.
Selain membuat koper lebih rapi, Anda juga tidak perlu repot membongkar semuanya saat sudah sampai di rumah.
Kalau hotel Anda lokasinya tidak terlalu jauh, sempatkan kembali sejenak setelah selesai berbelanja.
Menyimpan semua hasil belanja di kamar hotel jauh lebih nyaman dibandingkan harus membawanya saat masih ingin mengunjungi tempat lain.
Perjalanan pun terasa lebih ringan.
Anak-anak juga bisa bergerak lebih bebas tanpa harus berjalan di sela-sela koper dan kantong belanja yang terus bertambah.
Ini salah satu barang kecil yang sering dianggap sepele, tetapi manfaatnya luar biasa.
Tas lipat hampir tidak memakan tempat di dalam koper. Namun ketika belanjaan bertambah banyak, tas ini bisa menjadi penyelamat.
Biasanya tas lipat digunakan untuk membawa pakaian, camilan, atau barang ringan yang ukurannya cukup besar.
Karena praktis, banyak keluarga yang selalu memasukkannya ke dalam koper setiap kali bepergian ke luar negeri.
Jangan menunggu sampai berada di konter check-in baru mengetahui koper Anda kelebihan berat.
Kalau memungkinkan, timbang koper sehari sebelum pulang.
Dengan begitu Anda masih punya waktu untuk menyusun ulang barang atau memindahkan sebagian isi koper jika diperlukan.
Cara sederhana ini bisa menghindarkan Anda dari biaya bagasi tambahan yang sebenarnya bisa dicegah.
Saat koper mulai penuh, biasanya semua barang dimasukkan begitu saja tanpa urutan.
Padahal ada beberapa barang yang sebaiknya selalu mudah diambil, seperti paspor, dompet, obat-obatan, charger, atau perlengkapan anak.
Kalau semuanya tercampur dengan oleh-oleh, Anda akan lebih sering membongkar isi koper hanya untuk mencari satu barang kecil.
Sedikit pengaturan sejak awal akan membuat perjalanan jauh lebih nyaman.
Kadang setelah selesai belanja, kita masih ingin mampir makan atau mengunjungi satu tempat lagi.
Kalau memungkinkan, hindari membawa semua hasil belanja ke mana-mana.
Semakin sedikit barang yang Anda bawa saat berjalan, semakin santai pula suasana liburan.
Tujuan liburan adalah menikmati waktu bersama keluarga, bukan sibuk menghitung jumlah kantong belanja setiap beberapa menit.
Tips terakhir ini sering baru disadari ketika hari kepulangan sudah tiba.
Awalnya merasa kendaraan apa pun pasti cukup.
Namun setelah koper bertambah, ada beberapa tas belanja besar, stroller, dan perlengkapan anak, ruang bagasi ternyata menjadi jauh lebih penting daripada yang dibayangkan.
Karena itu, sejak awal sebaiknya pertimbangkan bukan hanya jumlah penumpang, tetapi juga jumlah barang yang kemungkinan akan ikut dibawa.
Dengan begitu perjalanan menuju hotel atau bandara akan terasa jauh lebih nyaman.
Semakin banyak barang bawaan, semakin penting memilih kendaraan yang sesuai. Jangan hanya menghitung jumlah penumpang, tetapi perhatikan juga kapasitas bagasinya. Anda dapat melihat panduan cara memilih kendaraan sesuai jumlah koper untuk menentukan kendaraan yang paling nyaman bagi keluarga.
Sering kali yang membuat hari terakhir liburan terasa melelahkan bukan karena terlalu banyak berjalan, melainkan karena terlalu banyak barang yang harus dibawa.
Padahal, semuanya bisa diantisipasi sejak awal.
Sedikit ruang kosong di koper, jadwal belanja yang lebih teratur, dan cara menyusun barang yang rapi sudah cukup membuat perjalanan menjadi jauh lebih santai.
Saat semuanya sudah dipersiapkan dengan baik, Anda bisa menikmati waktu bersama keluarga tanpa harus sibuk mengurus koper dan kantong belanja sepanjang hari.

Saat memilih kendaraan selama berada di Singapore, kebanyakan orang hanya menghitung jumlah penumpangnya.
Padahal, setelah beberapa hari berbelanja, yang justru sering menjadi tantangan adalah jumlah barang bawaan.
Semakin banyak koper dan tas belanja, semakin penting pula ruang bagasi yang tersedia.
Meskipun hanya bepergian berdua atau bersama dua anak, bukan berarti barang bawaan akan sedikit.
Biasanya justru keluarga kecil lebih leluasa berbelanja karena masih memiliki banyak ruang di dalam koper.
Menjelang hari kepulangan, koper yang awalnya longgar bisa berubah menjadi penuh.
Karena itu, pastikan kendaraan yang digunakan tetap memiliki ruang yang cukup agar perjalanan menuju hotel maupun bandara terasa nyaman.
Kalau bepergian bersama lima hingga tujuh orang, jumlah koper tentu akan bertambah.
Belum lagi setiap orang biasanya membawa tas kabin masing-masing.
Dalam kondisi seperti ini, ruang bagasi yang lebih lega akan sangat membantu.
Semua barang dapat disusun lebih rapi sehingga perjalanan terasa lebih nyaman tanpa harus memangku tas atau koper selama di perjalanan.
Bagi keluarga yang membawa balita, barang bawaan biasanya jauh lebih banyak.
Selain koper, masih ada stroller, tas bayi, susu, camilan, mainan, hingga perlengkapan ganti pakaian.
Semua itu membutuhkan ruang penyimpanan yang cukup agar tidak membuat kabin kendaraan terasa sempit.
Dengan bagasi yang memadai, seluruh perlengkapan bisa tersusun lebih rapi sehingga perjalanan bersama si kecil pun menjadi lebih nyaman.
Sebelum memilih kendaraan, coba bayangkan kondisi di hari terakhir liburan.
Berapa koper yang akan dibawa?
Apakah ada stroller?
Berapa kantong belanja yang kemungkinan ikut pulang?
Pertanyaan-pertanyaan sederhana seperti ini sering terlupakan, padahal jawabannya sangat menentukan kenyamanan perjalanan.
Dengan memilih kendaraan yang sesuai sejak awal, Anda tidak perlu lagi khawatir ketika koper bertambah atau oleh-oleh semakin banyak. Semua barang bisa dibawa dengan rapi, sementara seluruh anggota keluarga tetap menikmati perjalanan dengan nyaman sampai tiba di hotel atau bandara.
Hampir semua wisatawan Indonesia punya cerita yang sama setelah liburan ke Singapore.
Awalnya berangkat dengan satu koper yang masih longgar. Pulangnya? Koper penuh, ditambah beberapa kantong belanja, bahkan ada yang harus membeli koper baru karena oleh-oleh sudah tidak muat lagi.
Kalau Anda juga berencana berburu oleh-oleh selama di Singapore, beberapa tempat berikut kemungkinan besar akan masuk ke dalam daftar tujuan.
Setiap lokasi punya daya tarik yang berbeda. Ada yang terkenal dengan barang bermerek, ada yang cocok untuk mencari oleh-oleh, dan ada juga yang menjadi favorit keluarga karena pilihan tokonya sangat lengkap.
Kalau ini adalah kunjungan pertama Anda ke Singapore, besar kemungkinan Orchard Road sudah masuk ke dalam itinerary.
Kawasan ini memang terkenal sebagai pusat belanja paling populer di Singapore. Hampir semua merek internasional bisa ditemukan di sini, mulai dari fashion, sepatu, tas, kosmetik, hingga berbagai perlengkapan gaya hidup.
Yang menarik, suasana di Orchard Road bukan hanya soal belanja.
Banyak keluarga memilih berjalan santai sambil menikmati suasana kota, mampir ke beberapa mal, lalu beristirahat di kafe sebelum melanjutkan perjalanan.
Masalahnya, hampir setiap mal menawarkan promo yang menggoda. Akhirnya, niat “cuma lihat-lihat” sering berubah menjadi beberapa kantong belanja tambahan.
Kalau Anda memang berencana menghabiskan waktu di Orchard Road, ada baiknya jangan menyusun jadwal terlalu padat. Nikmati saja suasananya tanpa terburu-buru.
Kalau ditanya tempat yang paling sering direkomendasikan wisatawan Indonesia untuk membeli oleh-oleh, jawabannya hampir selalu sama: Mustafa Centre.
Pilihan barangnya benar-benar lengkap.
Mulai dari cokelat, camilan khas Singapore, parfum, vitamin, kosmetik, koper, hingga perlengkapan rumah tangga tersedia dalam satu gedung.
Karena pilihannya begitu banyak, tidak sedikit wisatawan yang awalnya hanya ingin membeli beberapa barang, tetapi akhirnya keluar sambil mendorong troli yang sudah penuh.
Kalau Anda datang ke sini, siapkan waktu lebih lama dari perkiraan. Rasanya selalu ada lorong yang menarik untuk dijelajahi.
Berbeda dengan pusat belanja lainnya, VivoCity menawarkan suasana yang lebih santai untuk keluarga.
Selain toko-toko yang lengkap, tersedia banyak pilihan restoran, area bermain anak, dan ruang terbuka yang nyaman untuk beristirahat.
Tidak heran kalau banyak keluarga menghabiskan waktu cukup lama di sini.
Selesai makan siang, lanjut melihat-lihat toko. Setelah itu mampir lagi membeli oleh-oleh.
Tanpa terasa, kantong belanja bertambah satu per satu.
Kalau Anda juga berencana mengunjungi Sentosa, VivoCity bisa menjadi tempat yang pas untuk beristirahat sekaligus berbelanja.
Kalau Anda senang berburu diskon, IMM Outlet Mall layak dimasukkan ke dalam daftar kunjungan.
Banyak merek terkenal menawarkan harga outlet yang lebih menarik dibandingkan toko reguler.
Sering kali wisatawan datang hanya ingin membeli satu barang, tetapi akhirnya membawa pulang beberapa pasang sepatu atau pakaian karena melihat potongan harga yang menggiurkan.
Sebelum berangkat ke IMM, pastikan koper Anda masih punya ruang. Pengalaman menunjukkan, pulang dengan tangan kosong dari sini memang cukup sulit.
Kalau tujuan Anda adalah mencari oleh-oleh dengan harga yang lebih ramah di kantong, Bugis Street tetap menjadi pilihan favorit.
Di sini Anda bisa menemukan berbagai suvenir khas Singapore, kaos, gantungan kunci, magnet kulkas, aksesori, hingga camilan dengan harga yang cukup terjangkau.
Barang-barangnya memang tidak terlalu besar, tetapi jumlahnya biasanya banyak.
Akibatnya, koper yang awalnya masih kosong perlahan mulai penuh.
Ada satu kesalahan yang cukup sering dilakukan wisatawan.
Semua agenda belanja, jalan-jalan, dan makan dimasukkan ke dalam satu hari.
Hasilnya, sore hari tubuh sudah lelah, anak-anak mulai mengantuk, sementara koper dan kantong belanja terus bertambah.
Padahal, sedikit perubahan pada jadwal bisa membuat liburan jauh lebih nyaman.
Banyak keluarga memilih menjadikan hari terakhir sebagai hari khusus untuk berbelanja.
Cara ini cukup efektif karena setelah selesai belanja, Anda tinggal kembali ke hotel untuk menata koper sebelum pulang keesokan harinya.
Selain lebih praktis, Anda juga tidak perlu membawa tambahan barang selama masih menikmati tempat-tempat wisata di hari-hari sebelumnya.
Meski belanja dilakukan menjelang pulang, usahakan jangan terlalu mepet dengan waktu keberangkatan.
Sisakan waktu untuk menyusun koper, mengecek berat bagasi, atau membeli koper tambahan jika memang diperlukan.
Percayalah, melakukan semuanya dengan santai jauh lebih menyenangkan dibandingkan terburu-buru mengejar waktu.
Kadang kita ingin mengunjungi semua tempat sekaligus karena merasa sayang kalau ada yang terlewat.
Padahal, liburan bersama keluarga bukan tentang seberapa banyak tempat yang berhasil dikunjungi.
Yang lebih penting adalah menikmati setiap momen tanpa terburu-buru.
Kalau anak-anak masih ingin bermain atau orang tua ingin beristirahat lebih lama, tidak ada salahnya menyesuaikan jadwal.
Justru dari momen-momen seperti itulah biasanya muncul kenangan yang paling menyenangkan.
Sebagian besar masalah saat membawa banyak belanjaan sebenarnya bukan karena jumlah barangnya.
Melainkan karena kurangnya persiapan.
Beberapa kesalahan berikut cukup sering dialami wisatawan Indonesia.
Semakin banyak tas kecil yang dibawa, semakin besar kemungkinan ada yang tertinggal.
Kalau memungkinkan, satukan belanjaan ke dalam koper atau tas besar agar lebih mudah dibawa dan diawasi.
Ini mungkin salah satu kesalahan yang paling sering terjadi.
Saat koper ternyata melebihi batas bagasi, Anda terpaksa membongkar isi koper di area check-in.
Situasi seperti ini tentu kurang nyaman, apalagi jika bandara sedang ramai.
Karena itu, sempatkan menimbang koper sehari sebelum pulang.
Kalau sudah tahu akan membeli koper, mainan anak, atau barang berukuran besar lainnya, lebih baik lakukan menjelang akhir perjalanan.
Dengan begitu, Anda tidak perlu repot membawanya selama masih berkeliling Singapore.
Saat berangkat, mungkin hanya ada dua koper.
Namun ketika pulang, jumlahnya bisa bertambah menjadi empat koper ditambah beberapa kantong belanja.
Hal sederhana seperti ini sering terlupakan.
Padahal, ruang bagasi yang cukup akan membuat perjalanan menuju hotel maupun bandara terasa jauh lebih nyaman.
Belanja di Singapore memang selalu menyenangkan. Ada banyak pilihan oleh-oleh, produk berkualitas, dan promo menarik yang sayang dilewatkan.
Namun, supaya pengalaman tersebut tetap menyenangkan sampai hari terakhir, jangan hanya fokus pada daftar belanja.
Pikirkan juga bagaimana semua barang itu akan dibawa dengan nyaman.
Dengan jadwal yang lebih rapi, koper yang tertata baik, dan transportasi yang sesuai dengan jumlah penumpang serta barang bawaan, perjalanan akan terasa jauh lebih santai.
Anda pun bisa pulang membawa banyak oleh-oleh sekaligus membawa pulang kenangan liburan yang menyenangkan bersama keluarga.

Kalau rencana liburan Anda memang termasuk berburu oleh-oleh di berbagai pusat perbelanjaan Singapore, jangan lupa menyiapkan transportasi yang sesuai dengan kebutuhan keluarga.
Saat ruang bagasi cukup untuk menampung koper, stroller, dan tas belanja, perjalanan menuju hotel maupun bandara akan terasa lebih nyaman.
Jadi, Anda bisa menikmati sisa waktu liburan tanpa harus sibuk memikirkan di mana lagi harus meletakkan barang bawaan.
Boleh, selama barang yang dibawa masih sesuai dengan ketentuan maskapai dan aturan kepabeanan Indonesia.
Banyak wisatawan memilih berbelanja pada hari terakhir atau sehari sebelum pulang agar tidak perlu membawa banyak barang selama masih berwisata.
Mustafa Centre, Bugis Street, Orchard Road, VivoCity, dan IMM Outlet Mall menjadi beberapa pilihan favorit wisatawan Indonesia.
Kalau hasil belanja sudah tidak muat di koper utama, membeli koper tambahan bisa menjadi solusi yang lebih praktis dibandingkan memaksakan seluruh barang ke dalam satu koper.
Susun seluruh barang dengan rapi, cek kembali berat koper sebelum hari kepulangan, dan gunakan kendaraan yang memiliki ruang bagasi sesuai jumlah penumpang serta barang bawaan agar perjalanan menuju bandara berlangsung lebih nyaman.
Saat ini belum ada komentar