
Kalau Anda berencana liburan ke Malaysia pada September 2026, coba jangan hanya mengisi itinerary dengan tempat-tempat wisata yang sudah populer.
KLCC, Bukit Bintang, kawasan kuliner, dan pusat perbelanjaan tentu tetap menarik. Tapi ada pengalaman lain yang kadang justru membuat liburan lebih berkesan: datang ketika sebuah event sedang berlangsung.
Bayangkan anak-anak bukan cuma berfoto dengan latar gedung tinggi Kuala Lumpur, tetapi juga melihat pertunjukan budaya, mengenal kerajinan tradisional, mencicipi makanan Malaysia di sebuah festival, atau ikut merasakan ramainya perayaan Malaysia Day.
September 2026 punya beberapa pilihan menarik.
Ada Keretapi Sarong, Malaysia International Craft Fair, festival kuliner, aktivitas Mid-Autumn, sampai event budaya di luar Kuala Lumpur.
Tentu tidak semuanya harus didatangi.
Kalau liburan bersama anak, justru lebih enak memilih satu atau dua event yang benar-benar sesuai dengan tanggal perjalanan dan ritme keluarga. Sisanya, biarkan itinerary tetap punya ruang untuk istirahat, makan santai, atau sekadar kembali ke hotel lebih awal kalau anak mulai lelah.
Berikut beberapa event Malaysia September 2026 yang bisa Anda pertimbangkan.
Catatan: Jadwal, venue, tiket, dan ketentuan masuk event bisa berubah. Sebelum datang, cek kembali informasi terbaru dari penyelenggara atau sumber resmi.
Kalau perjalanan Anda nantinya mencakup KLIA, hotel, tempat wisata, shopping, dan venue event, ada baiknya urusan transportasi ikut dipikirkan sejak awal.
Travelincheck menyediakan mobil dan van dengan sopir di Kuala Lumpur, termasuk Airport Transfer KLIA dan Private Charter Full Day.
Terutama kalau membawa anak, itinerary yang fleksibel biasanya jauh lebih nyaman daripada jadwal yang terlalu padat.
Kalau Anda sedang merencanakan liburan ke Kuala Lumpur September 2026, event yang berlangsung pada periode tersebut bisa menjadi tambahan menarik di antara agenda wisata keluarga.

Beberapa event Malaysia September 2026 yang sudah tercantum dalam kalender resmi Tourism Malaysia antara lain Keretapi Sarong 2026, Malaysia Sarong Music Run 2026, Malaysia International Craft Fair, VM2026 Food Festival @ MaTiC, Borneo Cultural Festival, dan Sepilok Jazz Festival, selain sejumlah event olahraga dan pertunjukan lainnya.
Untuk keluarga Indonesia yang fokus liburan di Kuala Lumpur, beberapa event yang paling menarik diperhatikan adalah Keretapi Sarong, Malaysia Sarong Music Run, Malaysia International Craft Fair, dan VM2026 Food Festival @ MaTiC.
Alasannya sederhana: event-event tersebut relatif lebih mudah dipadukan dengan itinerary Kuala Lumpur.
| Event | Tanggal 2026 | Lokasi | Jenis |
|---|---|---|---|
| Keretapi Sarong | 16 September | Klang Valley & beberapa kota | Budaya |
| Malaysia Sarong Music Run | 19 September | KLCC | Budaya & olahraga |
| Malaysia International Craft Fair | 24 September–5 Oktober | Kuala Lumpur Craft Complex | Budaya & kerajinan |
| VM2026 Food Festival @ MaTiC | 25–27 September | Malaysia Tourism Centre | Kuliner |
| Borneo Cultural Festival | 3–12 September | Sibu, Sarawak | Budaya |
| Sepilok Jazz Festival | 4–5 September | Sepilok, Sabah | Musik |
Kalau waktu liburan hanya tiga atau empat hari, jangan merasa harus mengejar semuanya.
Satu event yang benar-benar dinikmati bersama keluarga jauh lebih berharga daripada tiga event yang didatangi sambil terburu-buru.
Salah satu event yang paling menarik perhatian pada September 2026 adalah Keretapi Sarong 2026.
Bukan hanya karena waktunya bertepatan dengan Malaysia Day, tetapi juga karena konsep acaranya cukup unik.
Sarong atau kain sarung menjadi bagian dari identitas event ini. Sesuatu yang sebenarnya terasa sangat dekat bagi orang Indonesia, tetapi hadir dalam suasana budaya Malaysia yang berbeda.
Keretapi Sarong 2026 dijadwalkan berlangsung pada 16 September 2026, bertepatan dengan Malaysia Day.
Tourism Malaysia memasukkannya sebagai salah satu VM2026 Signature Events kategori Arts & Culture. Cakupan lokasinya meliputi Klang Valley serta beberapa kota lain seperti Johor Bahru, Ipoh, Pasir Mas, Kuantan, dan Sungai Petani.
Untuk 2026, tema yang diangkat adalah “Ethnicity”.
Acaranya menghadirkan unsur budaya seperti tarian tradisional, pertunjukan musik, dan storytelling yang menggambarkan masyarakat multikultural Malaysia.
Kalau datang bersama anak, bagian inilah yang menurut kami paling menarik.
Mereka mungkin awalnya hanya melihat banyak orang memakai sarung. Tetapi dari situ bisa muncul percakapan kecil:
“Kenapa semua orang pakai sarung?”
“Ini tarian dari mana?”
“Kalau di Indonesia ada yang seperti ini juga?”
Hal-hal kecil seperti itu sering menjadi bagian perjalanan yang paling diingat anak.
Liburan akhirnya tidak cuma soal berpindah dari satu landmark ke landmark lain. Ada cerita yang mereka bawa pulang.
Bisa, terutama untuk anak usia sekolah.
Namun ada satu hal yang perlu diperhatikan: keramaian.
Tourism Malaysia memperkirakan event ini dapat menarik sekitar 10.000 orang. Jadi, kalau anak tidak terlalu nyaman berada di tengah kerumunan, sebaiknya jangan membuat agenda lain terlalu padat pada hari yang sama.
Kalau ingin menghadiri Keretapi Sarong sore atau malam, misalnya, pagi harinya bisa dibuat santai.
Tidak perlu memaksakan empat tempat wisata sebelum event dimulai.
Simpan energi untuk menikmati acaranya.
Kalau keluarga Anda termasuk tipe yang suka aktivitas fisik, ada Malaysia Sarong Music Run 2026.
Event ini dijadwalkan berlangsung pada 19 September 2026 di KLCC, Kuala Lumpur.
Yang membuatnya berbeda dari acara lari biasa adalah kombinasi antara olahraga, musik, budaya, makanan, dan tentu saja sarong.
Menurut informasi Tourism Malaysia, peserta dapat memilih kategori 3 km atau 5 km.
Suasana event juga diramaikan dengan berbagai unsur budaya Malaysia, termasuk musik dan pertunjukan tradisional.
Lokasinya di KLCC membuat acara ini cukup menarik untuk wisatawan.
Setelah event, Anda tidak harus langsung berpindah jauh. Kawasan pusat Kuala Lumpur masih menawarkan banyak pilihan untuk makan atau bersantai.
Ini sangat tergantung karakter keluarga.
Kalau anak sudah cukup besar, suka berjalan, dan memang senang aktivitas fisik, ikut event seperti ini bisa menjadi pengalaman liburan yang berbeda.
Bayangkan pulang dari Kuala Lumpur bukan hanya membawa foto di depan Petronas Twin Towers, tetapi juga medali atau cerita bahwa satu keluarga pernah ikut lari bersama.
Tapi kalau anak masih kecil atau mudah lelah, tidak perlu dipaksakan.
Periksa terlebih dahulu:
Kalau pagi sudah ikut lari, sore tidak perlu langsung dikejar dengan itinerary lima destinasi.
Sesekali pulang ke hotel, mandi, tidur sebentar, lalu keluar lagi untuk makan malam juga bagian dari liburan.
Untuk keluarga yang lebih suka aktivitas santai, Malaysia International Craft Fair (MICF) 2026 bisa menjadi pilihan yang menarik.
Event ini berlangsung di Kuala Lumpur Craft Complex.
Tourism Malaysia mencatat periode acara mulai 24 September hingga 5 Oktober 2026. Sementara situs resmi MICF membaginya menjadi International Edition pada 24–28 September 2026, kemudian Domestic Edition yang berlanjut hingga 5 Oktober.
MICF berfokus pada kerajinan dan karya artisan, baik dari Malaysia maupun internasional.
Ada pameran, demonstrasi pembuatan kerajinan, fashion show, hingga aktivitas interaktif.
Kalau datang bersama anak, jangan hanya berjalan dari booth ke booth.
Ajak mereka berhenti ketika ada proses pembuatan kerajinan yang menarik.
Anak sering kali jauh lebih tertarik melihat bagaimana sesuatu dibuat dibanding hanya melihat hasil akhirnya.
Mungkin bagi orang dewasa sebuah kerajinan terlihat seperti suvenir.
Bagi anak, proses membuatnya bisa menjadi pengalaman baru.
Kuala Lumpur Craft Complex berada di Jalan Conlay, tidak jauh dari kawasan Bukit Bintang.
Jadi Anda tidak perlu membuat rute yang terlalu jauh.
Misalnya:
wisata pagi → makan siang → Craft Complex → Bukit Bintang → makan malam → hotel.
Sederhana, tapi justru nyaman.
Apalagi kalau membawa anak.
Tidak semua hari selama liburan harus diisi sampai penuh.
Kalau ada satu hal yang hampir selalu berhasil membuat keluarga semangat saat liburan, jawabannya biasanya: makan.
Pada akhir September 2026, Kuala Lumpur punya VM2026 Food Festival @ MaTiC.
Tourism Malaysia menjadwalkan festival ini pada 25–27 September 2026 di Malaysia Tourism Centre (MaTiC), Kuala Lumpur.
Event ini menjadi bagian dari Visit Malaysia 2026 dan menampilkan kekayaan kuliner Malaysia.
Makanan Malaysia punya satu karakter yang menarik bagi wisatawan Indonesia.
Banyak yang terasa familier.
Tapi ketika dicoba, sering muncul kejutan kecil.
“Mirip makanan kita, tapi kok rasanya beda?”
Justru itu yang seru.
Anak bisa mencoba makanan baru tanpa merasa semuanya terlalu asing, sementara orang tua punya kesempatan mengeksplorasi kuliner Malaysia dalam satu tempat.
Festival makanan juga relatif fleksibel untuk itinerary keluarga.
Tidak harus datang dari pagi sampai malam.
Kalau anak sudah mulai bosan, Anda bisa lanjut ke agenda berikutnya atau kembali ke hotel.
Ada satu tips sederhana: jangan datang ketika semua orang sudah terlalu lapar.
Anak yang sudah kelaparan biasanya tidak tertarik lagi memilih makanan atau melihat-lihat festival.
Mereka cuma ingin makan sekarang juga.
Datanglah dengan ritme santai.
Coba beberapa makanan, duduk sebentar, lalu lanjut lagi.
Liburan keluarga terasa jauh lebih menyenangkan ketika tidak semuanya harus dilakukan dengan terburu-buru.
September 2026 juga bertepatan dengan berbagai kegiatan bertema Mid-Autumn Festival.
Kalender Visit Malaysia 2026 mencantumkan beberapa aktivitas di Kuala Lumpur, termasuk kegiatan di Sunway 163 Mall, Pavilion Bukit Jalil, dan Pavilion Kuala Lumpur.
Kalau membawa anak, suasana Mid-Autumn cukup menarik karena biasanya lebih visual.
Ada lampion, dekorasi, mooncake, cahaya malam, dan suasana yang berbeda dibanding datang ke pusat perbelanjaan pada hari biasa.
Buat anak, mungkin yang paling menarik bukan sejarah panjang festivalnya.
Mereka bisa saja hanya terpukau melihat lampion.
Tidak masalah.
Dari rasa penasaran seperti itulah perjalanan sering berubah menjadi pengalaman belajar tanpa terasa seperti sedang belajar.
Namun jangan langsung berasumsi setiap lokasi mengadakan festival besar.
Ada yang berupa dekorasi dan program tematik, ada pula yang memiliki aktivitas khusus. Jadi, cek program venue yang ingin dikunjungi sebelum berangkat.
Kalau perjalanan keluarga Anda tidak berhenti di Kuala Lumpur, ada pilihan lain yang cukup menarik di Sarawak.
Borneo Cultural Festival 2026 dijadwalkan berlangsung pada 3–12 September 2026 di Dataran Tun Tuanku Bujang, Sibu.
Festival ini menghadirkan berbagai pertunjukan etnik, musik dan tarian tradisional, kuliner lokal, serta pameran budaya.
Ada malam dengan tema berbeda, termasuk Chinese Night, Dayak Night, Malay/Melanau Night, International Night, dan closing night.
Tourism Malaysia juga mencantumkan free admission untuk event ini.
Untuk keluarga yang memang sedang merencanakan perjalanan ke Sarawak, festival seperti ini bisa memberikan pengalaman budaya yang sangat kuat.
Namun kalau rute Anda hanya Kuala Lumpur, tidak perlu mengubah seluruh itinerary demi mengejarnya.
Malaysia luas.
Lebih baik menikmati satu wilayah dengan santai daripada menghabiskan banyak waktu berpindah kota hanya untuk mencentang daftar event.
Kalau membawa anak, kami cenderung memilih event yang memberikan ruang untuk fleksibel.
Artinya, keluarga bisa datang, menikmati acara, beristirahat ketika perlu, lalu pulang tanpa harus terikat aktivitas panjang.
Beberapa pilihan yang cukup menarik antara lain:
| Event | Karakter | Cocok untuk |
|---|---|---|
| Keretapi Sarong | Budaya & ramai | Anak usia sekolah |
| Malaysia Sarong Music Run | Aktif | Keluarga yang suka olahraga |
| Malaysia International Craft Fair | Edukatif & santai | Keluarga dengan anak |
| VM2026 Food Festival | Kuliner & fleksibel | Hampir semua keluarga |
| Mid-Autumn activities | Visual & budaya | Aktivitas sore/malam |
| Borneo Cultural Festival | Budaya | Keluarga yang berkunjung ke Sarawak |
Tidak ada jawaban mutlak tentang event mana yang terbaik.
Kalau anak suka aktivitas fisik, Music Run mungkin menyenangkan.
Kalau anak suka melihat sesuatu dibuat, Craft Fair bisa lebih menarik.
Kalau satu keluarga sama-sama suka mencoba makanan, Food Festival mungkin justru menjadi highlight perjalanan.
Pilih berdasarkan karakter keluarga, bukan sekadar popularitas event.
Menemukan event menarik itu mudah.
Yang lebih sulit adalah memastikan event tersebut benar-benar nyaman dimasukkan ke itinerary.
Event malam biasanya memang lebih meriah.
Tapi coba jujur melihat kebiasaan anak.
Kalau pukul 20.00 mereka biasanya sudah mengantuk, jangan membuat agenda dari pukul 08.00 pagi tanpa jeda lalu berharap mereka masih tersenyum sampai malam.
Kalau ada event malam, kosongkan sebagian agenda siang.
Pulang ke hotel sebentar bukan berarti membuang waktu liburan.
Justru sering kali itu yang menyelamatkan suasana sampai malam.
Dua lokasi bisa terlihat dekat di layar smartphone, tetapi perjalanan nyata belum tentu sesingkat yang dibayangkan.
Pertimbangkan kondisi jalan, jam sibuk, event besar, waktu mencari titik turun, dan berjalan menuju venue.
Berikan sedikit ruang di antara agenda.
Ini mungkin bagian tersulit ketika menyusun itinerary sendiri.
Semua tempat terlihat menarik.
Semua rasanya ingin didatangi.
Akhirnya jadwal menjadi:
pagi wisata → makan → wisata → shopping → event → kuliner → hotel.
Besok ulang lagi.
Hari ketiga semua mulai lelah.
Untuk perjalanan keluarga, kami lebih suka prinsip sederhana:
lebih sedikit tempat, lebih banyak waktu untuk benar-benar menikmatinya.
Beberapa hari sebelum event, cek kembali:
Jangan hanya mengandalkan screenshot jadwal yang disimpan berbulan-bulan sebelumnya.

Misalnya Anda punya waktu 4 hari 3 malam di Kuala Lumpur.
Tidak perlu membuat itinerary yang rumit.
KLIA → hotel → istirahat → KLCC → makan malam
Hari pertama sebaiknya santai.
Penerbangan bisa terlambat. Imigrasi mungkin lebih lama dari perkiraan. Anak juga bisa sudah lelah sejak perjalanan dari Indonesia.
Kalau ternyata semuanya lancar, anggap saja bonus.
destinasi keluarga → makan siang → Bukit Bintang → hotel
Gunakan hari ini untuk destinasi utama.
Kalau malam ada event yang ingin dikunjungi, kurangi satu destinasi dan sisakan waktu untuk kembali ke hotel.
Kalau memilih Malaysia International Craft Fair:
sarapan → wisata ringan → makan siang → istirahat → Craft Complex → makan malam → hotel
Kalau memilih VM2026 Food Festival:
wisata pagi → makan siang → hotel/istirahat → MaTiC → festival → hotel
Kelihatannya tidak padat.
Memang itu tujuannya.
Ketika membawa anak, itinerary yang masih punya ruang biasanya terasa jauh lebih menyenangkan saat dijalani.
sarapan → shopping ringan jika waktu memungkinkan → hotel → KLIA
Jangan membuat agenda terakhir terlalu ketat.
Lebih baik punya waktu ekstra di bandara daripada seluruh keluarga panik mengejar penerbangan.
Transportasi sering baru dipikirkan setelah itinerary selesai.
Padahal begitu jadwal mulai berisi KLIA, hotel, tempat wisata, restoran, shopping, dan venue event, Anda akan sadar bahwa cukup banyak waktu liburan sebenarnya dihabiskan untuk berpindah tempat.
Sebelum memilih hotel, buka itinerary.
Kalau sebagian besar aktivitas ada di pusat Kuala Lumpur, lokasi hotel yang strategis bisa menghemat cukup banyak waktu perjalanan.
Begitu juga kalau ada event yang menjadi agenda utama.
Jangan menyusun jadwal berdasarkan kondisi jalan paling ideal.
Apalagi kalau bepergian pada akhir pekan, hari libur, atau saat ada event besar.
Tiba sedikit lebih awal biasanya jauh lebih nyaman daripada duduk di kendaraan sambil terus melihat jam karena acara sudah hampir dimulai.
Tidak semua keluarga harus menggunakan private charter.
Kalau aktivitas sehari hanya satu atau dua tempat dan lokasinya dekat, mungkin tidak perlu.
Tapi kondisinya berbeda kalau itinerary berbentuk seperti ini:
hotel → tempat wisata → restoran → shopping → event → hotel.
Mobil dengan sopir bisa terasa lebih praktis kalau:
Ada satu keuntungan yang sering baru terasa saat perjalanan berlangsung: rencana keluarga bisa berubah kapan saja.
Anak tiba-tiba mengantuk.
Hujan turun.
Makan siang lebih lama.
Ada yang ingin kembali mengambil barang di hotel.
Itinerary keluarga memang tidak selalu berjalan persis seperti spreadsheet.
Dan itu normal.
Jawabannya tergantung pola perjalanan Anda.
Kalau hanya pergi dari hotel menuju satu venue yang dekat, private charter sehari penuh mungkin berlebihan.
Tapi kalau satu hari ingin digunakan untuk beberapa aktivitas:
hotel → wisata pagi → makan siang → shopping → event → hotel
maka sewa mobil dengan sopir di Kuala Lumpur bisa menjadi pilihan yang lebih nyaman.
Terutama ketika membawa anak.
Bukan hanya soal berpindah dari titik A ke titik B, tetapi soal punya ruang untuk mengubah rencana ketika kondisi keluarga berubah.
Kalau sudah menemukan event September 2026 yang ingin dikunjungi, langkah berikutnya adalah melihat itinerary secara keseluruhan.
Travelincheck melayani keluarga Indonesia yang membutuhkan rental mobil dan van dengan sopir di Kuala Lumpur.
Layanannya meliputi:
Travelincheck tidak melayani rental lepas kunci.
Kalau masih bingung kendaraan seperti apa yang cocok, tidak harus langsung memutuskan.
Kirim saja tanggal perjalanan, jumlah penumpang, hotel, dan itinerary sementara melalui WhatsApp Travelincheck di 0822 8822 2920.
Dari sana, kebutuhan transportasi bisa disesuaikan dengan perjalanan keluarga Anda.

Beberapa event yang sudah masuk kalender September 2026 antara lain Keretapi Sarong 2026, Malaysia Sarong Music Run, Malaysia International Craft Fair, VM2026 Food Festival @ MaTiC, Borneo Cultural Festival, dan Sepilok Jazz Festival.
Beberapa event yang bisa diperhatikan adalah Malaysia Sarong Music Run di KLCC pada 19 September, Malaysia International Craft Fair mulai 24 September, serta VM2026 Food Festival @ MaTiC pada 25–27 September 2026.
Event budaya, kerajinan, dan kuliner biasanya lebih mudah disesuaikan dengan ritme perjalanan keluarga. Malaysia International Craft Fair dan VM2026 Food Festival termasuk yang menarik, sedangkan Keretapi Sarong bisa menjadi pengalaman budaya untuk anak usia sekolah.
Malaysia Day diperingati pada 16 September setiap tahun. Pada 2026, Keretapi Sarong juga dijadwalkan berlangsung pada tanggal tersebut.
Ada event yang dapat dikunjungi gratis, tetapi ketentuannya berbeda-beda. Borneo Cultural Festival di Sibu, misalnya, tercantum dengan free admission. Untuk event lain, sebaiknya cek kembali informasi tiket atau registrasi dari penyelenggara.
Tergantung event. Ada acara yang membutuhkan tiket atau registrasi, sementara lainnya bisa dikunjungi tanpa tiket. Kalau sebuah event menjadi agenda utama liburan, cek mekanisme masuknya sejak sebelum berangkat.
September bisa menjadi periode menarik karena ada berbagai event budaya, kuliner, Malaysia Day, dan aktivitas Mid-Autumn. Namun tetap pertimbangkan cuaca, usia anak, serta ritme itinerary keluarga.
Untuk banyak keluarga, sekitar 3–5 hari cukup nyaman untuk menggabungkan tempat wisata utama, kuliner, shopping, dan satu event. Kalau ingin menambahkan Genting Highlands atau destinasi lain, pertimbangkan waktu perjalanan tambahan.
Lihat keseluruhan itinerary terlebih dahulu. Kalau hanya mengunjungi satu venue, perjalanan relatif sederhana. Tetapi kalau dalam satu hari ada beberapa destinasi dan sebuah event, private charter dengan sopir bisa menjadi pilihan yang lebih fleksibel untuk keluarga.
Pada akhirnya, alasan menghadiri event saat liburan bukan supaya itinerary terlihat lebih penuh.
Justru sebaliknya.
Event bisa memberi satu pengalaman yang membuat perjalanan terasa lebih hidup.
Mungkin anak Anda nanti lupa nama mall yang dikunjungi.
Mungkin mereka juga lupa restoran tempat makan siang.
Tapi bisa jadi mereka masih ingat pernah melihat ribuan orang memakai sarung saat Malaysia Day, melihat pengrajin bekerja dari dekat, memilih makanan bersama di sebuah festival, atau berdiri di bawah lampion saat malam di Kuala Lumpur.
Momen seperti itu yang sering membuat sebuah perjalanan terasa berbeda.
Jadi kalau berlibur ke Malaysia pada September 2026, tidak perlu mengejar semua event.
Pilih yang paling cocok dengan keluarga Anda.
Sisakan waktu untuk istirahat.
Biarkan itinerary sedikit fleksibel.
Dan beberapa hari sebelum berangkat, cek kembali jadwal resmi event karena tanggal, venue, tiket, maupun program masih bisa berubah.
Kalau tanggal perjalanan sudah ada, Anda bisa mengirimkan jumlah penumpang, hotel, jadwal kedatangan di KLIA, dan itinerary sementara ke Travelincheck.
Travelincheck dapat membantu menyesuaikan kebutuhan Airport Transfer KLIA, Private Charter Full Day Kuala Lumpur, serta mobil atau van dengan sopir untuk perjalanan keluarga.
WhatsApp Travelincheck: 0822 8822 2920
Saat ini belum ada komentar